Senin, 15 Juli 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Demi Untung Besar, Diduga PT MAM Menggunakan BBM Subsidi Ilegal | | Trump Tertembak dibagian Telinga Saat Berpidato, Kenapa Bisa | | Hadiri Tasyakuran Santri Baru Ponpes Sabilul Hidayah, Ini Pesan Husni Merza | | Bupati Alfedri Hadiri Kegiatan Rutin BKMT, Wadah Silaturahmi Dan Ukhuwah Islamiyah | | Bertabur Hadiah, Jalan Santai PWI Siak Diramaikan Ribuan Masyarakat | | Inginkan Seluruh Siak Diterangi Listrik, Harapan Bupati Alfedri
 
Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Mendapatkan Sanksi Dipecat, Terbukti Lakukan Perbuatan Asusila
Kamis, 04-07-2024 - 14:47:43 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA, DELIKRIAU.COM – Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mendapatkan sanksi berat yang dijatuhkan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu) dalam sidang etik yang digelar di ruang sidang DKPP, Rabu (03/07/2024).

Dalam sidang etik, Hasyim Asy’ari terbukti bersalah melakukan perbuatan asusila terhadap seorang perempuan Ketua PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) wilayah Eropa berinisial CAT. Sanksinya, Hasyim Asy’ari dicopot dari jabatannya sebagai ketua dan sebagai anggota KPU RI

" Memutuskan, mengabulkan pengaduan pengadu untuk seluruhnya. Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada teradu Hasyim Asy’ari selaku ketua merangkap anggota KPU RI terhitung sejak putusan dibacakan,” kata Ketua Majelis Sidang Heddy Lugito

Dalam sidang etik yang digelar Rabu tadi, Hasyim Asy’ari tidak hadir di ruang persidangan. Hasyim Asy’ari hanya hadir secara daring melalui zoom. Putusan DKPP ini mendapat berbagai tanggapan dari pihak yang menyesalkan prilaku Ketua KPU RI ini
Seperti dikutip Kompas.com, Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia Neni Nur Hayati justeru mendorong korban asusila untuk melapor ke pihak kepolisian agar mendapatkan sanksi maksimal dan permasalahan ini bisa diusut secara pidana
Neni menyebutkan, upaya advokasi yang dilakukan secara berkelanjutan oleh kelompok masyarakat sipil dalam kasus ini bukan merupakan bentuk kebencian terhadap individu tertentu. Ini bentuk kepedulian terhadap citra dan reputasi penyelenggara
Neni menilai, putusan DKPP patut diapresiasi karena KPU sebagai penyelenggara Pemilu dianggap semakin jauh dari moralitas, etika, dan integritas. Citra KPU yang semakin memburuk ini bisa diselamatkan dengan keluarnya putusan DKPP hari ini,

“ Ini adalah momentum yang tepat penyelenggara pemilu kembali ke marwah dengan menjunjung tinggi etika moralitas dan keadaban,” papar Neni.

Dalam putusannya, Ketua Majelis Sidang Heddy Lugito meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaksanakan putusan DKPP paling lambat tujuh hari sejak putusan dibacakan.
Kasus pelanggaran etik ini bermula ketika Hasyim dilaporkan telah menggunakan relasi kuasa untuk mendekati, membina hubungan romantis, dan berbuat asusila terhadap Pengadu, termasuk di dalamnya menggunakan fasilitas jabatan sebagai Ketua KPU RI.

Pertemuan Hasyim dengan korban pertama kali Agustus 2023. Pertemuan itu dalam konteks kunjungan dinas. Keduanya sempat beberapa kali bertemu, baik saat Hasyim melakukan kunjungan dinas ke Eropa maupun sebaliknya saat korban kunjungan dinas ke Indonesia.

“ Mereka tidak bertemu lagi hingga terakhir kali peristiwa terjadi di bulan Maret 2024,” kata kuasa hukum korban sekaligus pengadu, Maria Dianita Prosperiani.

Sementara itu, seperti dilansir Media Indonesia, sebelumnya, DKPP pernah menjatuhkan sanksi peringatan keras sebanyak dua kali kepada Hasyim. Pertama, terkait kedekatan pribadi dengan Ketua Partai Republik Satu, yakni Hasnaeni
Hasyim bersama Hasnaeni atau yang kerap disebut Wanita Emas, secara intensif berkomunikasi lewat media sosial untuk bertukar kabar di luar agenda Pemilu 2024. Untuk ini Hasyim Asy’ari mendapatkan peringatan keras dari DKPP
Dan yang kedua adalah kasus yang sangat menghebohkan dunia politik dalam skala nasional. Ini terkait keputusan KPU RI dalam penerimaan pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden.
Sebenarnya, selain itu, ada lagi sanksi peringatan keras dari DKPP kepada Hasyim. Pertama, terkait pengaturan penghitungan keterwakilan perempuan yang bertentangan dengan UU Pemilu. Kedua, terkait pencoretan nama Irman Gusman dalam daftar calon tetap (DCT) anggota DPD Pemilu 2024.

(Sumber : kuansingkita.com)



 
Berita Lainnya :
  • Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari Mendapatkan Sanksi Dipecat, Terbukti Lakukan Perbuatan Asusila
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Trump Tertembak dibagian Telinga Saat Berpidato, Kenapa Bisa
    02 Hadiri Tasyakuran Santri Baru Ponpes Sabilul Hidayah, Ini Pesan Husni Merza
    03 Demi Untung Besar, Diduga PT MAM Menggunakan BBM Subsidi Ilegal
    04 Bupati Alfedri Hadiri Kegiatan Rutin BKMT, Wadah Silaturahmi Dan Ukhuwah Islamiyah
    05 Bertabur Hadiah, Jalan Santai PWI Siak Diramaikan Ribuan Masyarakat
    06 Inginkan Seluruh Siak Diterangi Listrik, Harapan Bupati Alfedri
    07 Dana 37 Milliar Disiapkan Pemkab Siak Dukung UHC
    08 RSUD Tualang Kasubag Tata Usaha Suhartati,S.Sos, Bersama Rekan Melakukan Bhakti Sosial di SLB Fajar Amanah.
    09 Wujudkan Indonesia Emas 2045, Langkah Strategi Pemkab Siak
    10 Peragaan Pemadaman Kebakaran Serentak Seluruh Indonesia Pecahkan Rekor MURI
    11 Begini Penjelasan BBKSDA Riau, Tentang Viral Video Harimau Muncul di Area Konsesi Pelalawan
    12 Dalam Rangka Jumat Berkah, RSUD Tualang Melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial
    13 Sambut Hari Jadi ke 38 Rawang Kao, Bupati Siak Alfedri Dan Ribuan Masyarakat Berbaur Ikuti Gerak Jalan Santai
    14 Ini Yang di Bahas, Turut Hadir Husni Merza Saat Rapat Umum Anggota LTKL Di Jakarta
    15 Harapkan FW-RPG Makin Kuatkan Kemitraan Pers dengan Pemda, Bupati Kasmarni Resmi Lantik
    16 Pengukuhan Dan Perpanjang Masa Jabatan Sebanyak 530 BPD
    17 Wakapolres Meranti Imbau Warga Jaga Kamtibmas Kondusif, Subuh Keliling di Musala Suhada
    18 Musibah Longsor Di Tepian Sungai Parit Enam Tembilahan Hulu, Pemkab Inhil Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Abrasi
    19 Pilkada Serentak 2024, Pemkab Siak Bersama Forkopimda Siap Sukseskan
    20 Pegi Setiawan Bebas Dari Kasus Vina Cirebon, Bakal Ajukan Ganti Rugi
    21 Menguatkan Pondasi Keuangan Negara Menuju Indonesia Emas 2045, Siak Raik 13 Kali Berturut
    22 Tim Takraw Kodim 0313 Berhasil Kalahkan Tim Dinkes Rohul
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI