Minggu, 16 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya | | Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang | | Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan | | Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024 | | Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector | | Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
 
60 Serikat Buruh Tolak Tapera, Menggelar Aksi Demo Diistana
Minggu, 02-06-2024 - 18:20:11 WIB
Layar menampilkan penjelasan mengenai program Tapera saat konferensi pers di kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (31/05/2024). Sekitar 60 serikat buruh nasional bakal menggelar aksi demo menolak
TERKAIT:
   
 

JAKARTA, DELIK RIAU - Sebanyak 60 serikat buruh nasional bakal menggelar aksi demo menolak wacana pemotongan gaji sebesar 3 persen untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Aksi demo penolakan Tapera rencananya digelar pekan depan di Istana Kepresidenan.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menegaskan jika pemerintah tetap menerapkan mekanisme Tapera dalam waktu dekat, maka aksi besar-besaran akan digelar.

Serikat buruh akan juga menolak dan meminta pemerintah mencabut Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

"Aksi juga untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja, dan program KRIS dalam Jaminan Kesehatan yang kesemuanya membebani rakyat," kata Said Iqbal dalam keterangannya, Jumat (31/05/2024).

"Aksi KSPI dan Partai Buruh minggu depan. Di Istana. (Massa aksi) Partai Buruh ada 60 federasi serikat buruh tingkat nasional," tukas Said Iqbal.

Tapera, kata Said Iqbal, hanya membebani buruh dan rakyat.

Dalam lima tahun terakhir ini, lanjutnya, upah riil buruh dan daya beli buruh turun 30 persen akibat tidak naiknya upah hampir 3 tahun berturut-turut.

"Sementara tahun ini naik upahnya pun masih tergolong rendah sekali," kata dia.

Kata Istana Soal Tapera

Sementara itu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan program Tapera disebutnya sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam menyelesaikan kebutuhan papan bagi rakyat. 

"Dan itu tugas konstitusi karena ada UU-nya, dasar hukum UU 1/2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman, serta UU 4/2016 tentang Tapera. Tapera diatur oleh UU," kata Moeldoko.

Kata Moeldoko, Tapera merupakan program perpanjangan dari Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) yang dikhususkan bagi PNS.

Program tersebut diperluas dengan menyasar pegawai swasta.

Pemerintah kata Moeldoko memperluas program tabungan perumahan karena terjadi backlog atau krisis kebutuhan rumah.

Berdasarkan data BPS kata Moeldoko, rerdapat 9,9 juta masyarakat yang belum memiliki rumah.

"Untuk itu kita berpikir keras, memahami bahwa antara jumlah kenaikan gaji dan tingkat inflasi di sektor perumahan itu enggak seimbang."

"Untuk itu harus ada upaya keras agar masyarakat pada akhirnya bisa walaupun terjadi inflasi bisa punya tabungan untuk membangun rumahnya," katanya.

Sejumlah negara, kata Moeldoko, juga memiliki program yang sama seperti Tapera.

"Tentang perumahan bukan hanya Indonesia mengatur, pemerintah di berbagai negara juga jalankan skema seperti ini, di Singapura, Malaysia ada, di beberapa negara lain juga ada. Menurut saya sih tugas negara," pungkasnya.

(Sumber:m.tribunnews.com)



 
Berita Lainnya :
  • 60 Serikat Buruh Tolak Tapera, Menggelar Aksi Demo Diistana
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya
    02 Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang
    03 Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan
    04 Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024
    05 Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector
    06 Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
    07 Pemkab Bengkalis Raih Peringkat Terbaik 1 Penghargaan Patriana Award 2023
    08 Jum'at Curhat Dimanfaatkan Warga Untuk Mencurahkan Aspirasi Dan Keluhan Di Masyarakat
    09 Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78
    10 Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78
    11 AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa
    12 Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
    13 Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto
    14 Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
    15 Diringkus Polisi ujung Batu, 2 Pengedar Sabu Tak Berkutik
    16 Direktur PJC Terus Berkomitmen Lahirkan Wartawan Profesional, Penyerahan Berkas Ke Kesbangpol
    17 Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti
    18 Kejuaraan Menembak Piala Dandim, Meningkatkan Keterampilan Dan Prestasi
    19 Penyerahan "SK" Dukungan Penuh DPP Partai PAN, Alfedri Bakal Calon Bupari Siak
    20 Hadiri Wisuda IQRA dan Khatam Al-Quran Santri MDTA dan TPQ KE-XV Se Kecamatan Tualang, Tahun Pelajaran 2023-2024
    21 Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Adhoc Bagi Panwaslu Kecamatan Se- Kabupaten Siak Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024, Bawaslu Siak Taja
    22 Gelar Ormas Expo 2024, Tema "Kreatif, Mandiri, Mengayomi",
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI