Minggu, 16 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya | | Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang | | Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan | | Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024 | | Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector | | Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
 
Penjelasan Kapolsek Pemulutan, Oknum Kades Di Ogan Ilir Digrebek Bersama Janda
Sabtu, 01-06-2024 - 20:57:31 WIB
Tangkapan layar potongan video penggerebekan oknum kades di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir-Foto : Dokumen Palpos-

TERKAIT:
   
 

OGANILIR, DELIK RIAU - Potongan video dugaan asusila yang melibatkan oknum kepala desa (Kades) di Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan viral di sosial media.


Menyebarnya video penggerebekan pasangan selingkuh oknum kades dengan janda di Kecamatan Pemulutan ini cukup membuat heboh.

Potongan video yang beredar di masyarakat tersebut terdiri dari dua klip.

Satu video berdurasi 1 menit 56 detik dan potongan video lainnya berdurasi 38 detik.

Berdasarkan rekaman video tersebut, sejumlah warga yang memvideokan menyebut bahwa pasangan yang diduga sedang selingkuh tersebut adalah seorang Kades.

Dalam video yang beredar, terdengar suara warga yang dengan jelas meneriakkan identitas pria tersebut.

"Kades selingkuh," teriak warga sembari terengah-engah.

Dalam video terlihat seorang pria yang diduga merupakan oknum Kades sedang ditahan oleh warga yang ikut dalam penggerebekan.

Pria yang diduga oknum Kades Teluk Kecapi mengenakan baju dan celana berwarna biru.

Pada saat penggerebekan, pria itu terlihat sedang membetulkan celana panjangnya, menunjukkan bahwa ia mungkin sedang dalam keadaan tidak rapi saat digerebek.

Namun dalam video itu tidak terlihat jelas wanita yang menjadi teman selingkuhan sang Kades karena suasana malam yang gelap.

Penggerebekan ini dilakukan oleh warga setempat bersama dengan pihak kepolisian.

Pasangan selingkuh tersebut kemudian digelandang ke Mapolsek Pemulutan untuk diproses lebih lanjut.

Kapolsek Pemulutan, AKP Marinus Ginting, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya informasi penggerebekan oknum Kades Teluk Kecapi.

"Iya, mereka sudah di kantor, ini sedang kita proses," ungkapnya.


Kapolsek Pemulutan menegaskan bahwa kasus dugaan perselingkuhan ini juga merupakan delik aduan.

"Kalau tidak ada laporan, tentunya tidak bisa dilanjutkan. Karena yang perempuan janda, sedangkan Kades ini mempunyai istri," jelasnya.

Peristiwa ini tentu saja mengundang reaksi keras dari masyarakat setempat.

Banyak warga yang merasa kecewa dan marah atas tindakan yang dilakukan oleh seorang pemimpin desa yang seharusnya menjadi panutan.

"Ini sangat memalukan, seorang Kades seharusnya memberikan contoh yang baik, bukan malah melakukan tindakan yang tidak bermoral seperti ini," ujar seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Banyak juga yang menuntut agar Kades tersebut diberi sanksi tegas.

"Kita minta agar pihak berwenang mengambil tindakan tegas terhadap Kades ini. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi," tambah warga lainnya.

Kapolsek Pemulutan menyatakan bahwa pihaknya akan menyerahkan kasus ini ke Sat Reskrim Polres Ogan Ilir untuk diproses lebih lanjut.

"Kami akan serahkan kasus ini ke Sat Reskrim Polres Ogan Ilir untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Proses hukum akan dilanjutkan berdasarkan bukti-bukti yang ada dan laporan yang diterima.

Kasus perselingkuhan ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai etika dan moralitas pejabat publik di Kabupaten Ogan Ilir.

Proses hukum akan dilanjutkan berdasarkan bukti-bukti yang ada dan laporan yang diterima.

Kasus perselingkuhan ini juga membuka diskusi lebih luas mengenai etika dan moralitas pejabat publik di Kabupaten Ogan Ilir.

Banyak pihak yang menilai bahwa tindakan ini mencoreng nama baik pemerintahan desa dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin mereka.

Kasus ini juga memberikan dampak sosial dan psikologis bagi kedua belah pihak yang terlibat.

Bagi Kades, peristiwa ini tidak hanya mempengaruhi reputasinya sebagai pemimpin desa, tetapi juga berpotensi merusak hubungan keluarga.

Sementara itu, bagi wanita yang diduga sebagai selingkuhannya, stigma sosial dan tekanan dari masyarakat dapat menjadi beban yang berat.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait peristiwa ini.

Namun, banyak pihak yang berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga integritas dan kredibilitas pemerintahan desa.

Kejadian ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi semua pihak, terutama pejabat publik, untuk menjaga etika dan moralitas dalam menjalankan tugasnya.

Upaya pencegahan melalui edukasi dan pelatihan etika bagi pejabat publik bisa menjadi langkah awal untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tetap berperan aktif dalam mengawasi dan melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan atau tidak etis dari pejabat publik.

Dengan begitu, integritas dan kepercayaan terhadap pemerintahan dapat tetap terjaga.

Dengan adanya kasus ini, diharapkan semua pihak, terutama pejabat publik, dapat mengambil pelajaran penting untuk selalu menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas mereka.

Masyarakat juga diharapkan tetap waspada dan berperan aktif dalam mengawasi tindakan para pejabat publik demi menjaga kepercayaan dan integritas pemerintahan.

(Sumber : koranpalpos.com)



 
Berita Lainnya :
  • Penjelasan Kapolsek Pemulutan, Oknum Kades Di Ogan Ilir Digrebek Bersama Janda
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya
    02 Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang
    03 Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan
    04 Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024
    05 Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector
    06 Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
    07 Pemkab Bengkalis Raih Peringkat Terbaik 1 Penghargaan Patriana Award 2023
    08 Jum'at Curhat Dimanfaatkan Warga Untuk Mencurahkan Aspirasi Dan Keluhan Di Masyarakat
    09 Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78
    10 Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78
    11 AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa
    12 Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
    13 Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto
    14 Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
    15 Diringkus Polisi ujung Batu, 2 Pengedar Sabu Tak Berkutik
    16 Direktur PJC Terus Berkomitmen Lahirkan Wartawan Profesional, Penyerahan Berkas Ke Kesbangpol
    17 Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti
    18 Kejuaraan Menembak Piala Dandim, Meningkatkan Keterampilan Dan Prestasi
    19 Penyerahan "SK" Dukungan Penuh DPP Partai PAN, Alfedri Bakal Calon Bupari Siak
    20 Hadiri Wisuda IQRA dan Khatam Al-Quran Santri MDTA dan TPQ KE-XV Se Kecamatan Tualang, Tahun Pelajaran 2023-2024
    21 Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Adhoc Bagi Panwaslu Kecamatan Se- Kabupaten Siak Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024, Bawaslu Siak Taja
    22 Gelar Ormas Expo 2024, Tema "Kreatif, Mandiri, Mengayomi",
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI