Senin, 23-11-2020 - 22:04:01 WIB
Follow Us ON :
 
 
| 5 Pemain Judi Togel Kembali Diamankan Sat Reskrim Polres Meranti | | Buka MTQ Kecamatan Rangsang, Rosdaner Harap Dengan Berkah Al Qur'an Allah Angkat Wabah Covid-19 | | Usai Ngamuk di KTV Paragon, Pria Ini Nyerahkan Diri ke Polsek Tebingtinggi | | Polres Kepulauan Meranti Kembali 'Berantas' Judi Togel, Satu Warga Diciduk Polsek Rangsang | | Soal BB Chip Berkurang, Kasat Reskrim : Kita Sudah Temukan Siapa Yang Mengambil | | Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Terpilih Pilkada Tahun 2020
 
Lahan Teracam Dirampas Perusahaan, Petani Kelapa Sawit Dayun Siak Riau Gelar Aksi Demo Di Dekat Istana Presiden RI
Senin, 23-11-2020 - 22:04:01 WIB

TERKAIT:
 
  • Lahan Teracam Dirampas Perusahaan, Petani Kelapa Sawit Dayun Siak Riau Gelar Aksi Demo Di Dekat Istana Presiden RI
  •  

    JAKARTA, DELIK RIAU - Para petani kelapa sawit dari Desa Dayun Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, Provinsi Riau, menggelar aksi unjuk rasa, Senin (23/11/2020) di dekat Istana Kepresidenan atau tepatnya di depan pintu Monas, Jakarta Pusat, Indonesia.

    Dalam aksinya mereka menuntut keadilan karena kebunnya di kampung dirampas perusahaan setempat.

    Koordinator Lapangan aksi, Ridwan Pakpahan, mengatakan pihaknya sudah tidak tahan dengan intervensi perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI), PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) perusahaan itu dianggap mencaplok dan merusak kebun kelapa sawit mereka.

    Ia menyebut aksinya itu mewakili lebih dari 600 petani lain yang sudah berkebun kelapa sawit di desa itu sejak tahun 1990. Namun yang datang ke Jakarta merupakan perwakilan yang berjumlah enam orang.

    Mereka melakukan aksi sambil memakai masker dan membentangkan spanduk yang meminta agar Presiden Joko Widodo turun tangan mengusir perusahaan RAPP itu.

    Sejumlah aparat kepolisian juga terlihat berjaga sambil mengatur lalu lintas di sekitar lokasi.

    Ridwan menyebut luas lahan yang terancam dirampas berjumlah sampai 2.000 hektar. Tiap kelompok kecil petani memiliki lahan yang luasnya berbeda-beda.

    "Waktu itu kami masih kelompok - kelompok kecil. Kalau ditotal semua, luas kebun kelapa sawit petani hampir 2.000 hektar," ujar Ridwan, Senin (23/11/2020) di lokasi Aksi.

    Awalnya, kata Ridwan, hingga tahun 2015 lahan petani berdampingan dengan RAPP dan hanya berbatasan dengan kanal besar yang sengaja dibuat oleh perusahaan itu.

    Namun setelahnya utusan perusahan mulai mendatangi petani dan menyebut lahan kebun kelapa sawit petani adalah areal konsesi perusahaan sesuai SK Menhut nomor 180 tahun 2013.

    "Mulai dari security, humas, baju coklat hingga baju loreng, gantian mendatangi kami. Lama kelamaan, kami mulai diintervensi. Yang tak mau menyerahkan lahannya, perusahan mengancam akan mempolisikan kami," jelasnya.

    Dapat ancaman seperti itu, satu persatu petani mulai ketakutan dan menyerahkan lahannya kepada perusahaan karena takut dipenjara. Terlebih lagi pihak perusahaan menawarkan imbalan kepada petani yang menyerah.

    "Yang menyerahkan lahannya dikasi sagu hati Rp3 juta per hektar. Ada juga yang ngotot tak mau menyerahkan, dipenjarakan. Inilah yang membuat petani semakin takut," urai Ridwan.

    Lalu pada tahun 2017 para petani mendirikan Koperasi Sukses Maju Bersama Siak (SMBS). Tujuannya agar mereka punya legitimasi kuat untuk mengatasi persoalan ini.

    "Kami sudah menyurati semua instansi yang terkait dengan persoalan kami, mulai dari daerah hingga ke pusat. Namun yang terjadi perusahaan justru semakin beringas," tuturnya.

    Hasilnya pada tahun 2016, lewat SK 1004, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuat sanksi kepada perusahaan. Sanksi itu berupa pencabutan tanaman akasia yang sudah sempat ditanam perusahaan, begitu juga dengan kanal yang sudah sempat digali, ditutup kembali.

    "Ada sekitar 80 persen lahan yang akasianya harus dicabut. Nah, sejak tahun 2017, kami aman lagi tidak ada gangguan meski perusahaan dan Pemda masih mengatakan kalau kebun kami adalah areal konsesi RAPP," tukasnya. (rilis)



     
    Berita Lainnya :
  • Lahan Teracam Dirampas Perusahaan, Petani Kelapa Sawit Dayun Siak Riau Gelar Aksi Demo Di Dekat Istana Presiden RI
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Ngamuk di KTV Paragon, Pria Ini Nyerahkan Diri ke Polsek Tebingtinggi
    02 Soal BB Chip Berkurang, Kasat Reskrim : Kita Sudah Temukan Siapa Yang Mengambil
    03 Polres Kepulauan Meranti Kembali 'Berantas' Judi Togel, Satu Warga Diciduk Polsek Rangsang
    04 KPU Pelalawan Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih periode 2021 - 2026
    05 Rapat Pleno Terbuka Penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Terpilih Pilkada Tahun 2020
    06 Sosialisasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Sekolah, Ini Penjelasan Dinas Pendidikan Bengkalis
    07 12 Kabag Setda Bengkalis Terima DPA dan Tandatangani Perjanjian Kinerja
    08 Bupati Siak Alfedri Pimpin Rapat Percepatan Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Siak Tahun Anggaran 2020
    09 Wakil Bupati Rohil Lantik 9 Datuk Penghulu
    10 Rapat Paripurna, Komisi III DPR RI Setuji Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Menjadi Kapolri
    11 Omongan Komjen Listyo Bikin Anggota Polri se-Indonesia Langsung Melongo
    12 BPK RI Riau Minta Pemda Laporkan LKPD 2020 Paling Lambat 5 Maret 2021 Mendatang
    13 Kecelakaan Laga Kambing, Korban Mengalami Luka Ringan
    14 Pj Bupati H Syahrial Abdi: Belajar Tatap Muka di Kabupaten Bengkalis Mulai 25 Januari 2021
    15 5 Pemain Judi Togel Kembali Diamankan Sat Reskrim Polres Meranti
    16 Terkait Perselisihan Salah Satu Pekerja Dengan PT Musim Mas Sub Depertemen Estate III, Ini Penjelasan Humas Wendy
    17 Buka MTQ Kecamatan Rangsang, Rosdaner Harap Dengan Berkah Al Qur'an Allah Angkat Wabah Covid-19
    18 Ketua DPRD Meranti Ardianyah : Sambut Baik Pembuatan Batako dan Paving Blok dari Sampah
    19 Pemkab Meranti Bersama Polres, Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Hutan Desa Diwilayah Tebing Tinggi Timur
    20 Presiden Jokowi Dorong Pelaku Usaha, Sebanyak 56 Pengusaha 196 UMKM Bersaing Secara Global Termasuk PT RAPP
    21 Rapat Paripurna, Sofyan Resmi Jadi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis
    22 Sekda Arfan Usman Monitoring PTM Di SMAN 1 Siak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI