Senin, 13-07-2020 - 23:41:00 WIB
Follow Us ON :
 
 
| KOMBS Desak Pj Bupati Copot Kadishub Bengkalis, Terkait Pengaturan Armada Kapal Roro Amburadul | | Pj Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi Usulkan Zona Tambahan untuk Kabupaten Bengkalis | | LMB dan Masyarakat Kecamatan Bukit Batu Siap Menangkan AMAN | | Focus Group Discussion (FGD) Masyarakat Tapung ; Merancang Visi Misi Tapung Maju Tahun 2045 berjalan semarak | | Iyeth Bustami : "Duet Bengkales Banyak, Tapi Tak Digunokan Sebeso - besonyo untuk Kepentingan Rakyat" | | Bedelau, 12 peserta Asal Bengkalis Ikuti TC dan Bakal Jadi Peserta MTQ Nasional di Sumbar
 
Ketua DK PWI Pusat Kecam Pihak Yang Melecehkan Kredibilitas Wartawan Dan Media Pers
Senin, 13-07-2020 - 23:41:00 WIB
Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang
TERKAIT:
 
  • Ketua DK PWI Pusat Kecam Pihak Yang Melecehkan Kredibilitas Wartawan Dan Media Pers
  •  

    JAKARTA, DELIKRIAU - Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang mengingatkan pihak pihak tertentu agar menghentikan penyebaran insinuasi dan fitnah yang bertujuan merusak kredibilitas wartawan dan media pers cetak, online, maupun elektronik, lebih- lebih yang tengah melaksanakan fungsi kontrol mengkritisi kebijakan pemerintah.

    Peringatan Ketua DK-PWI itu disampaikan, Senin (13/07/2020) siang menanggapi beredarnya daftar nama pemimpin redaksi yang memenuhi undangan perjalanan ke luar negeri Menteri KKP Pudjiastuti beberapa waktu lalu. Namun ada pihak yang tidak bertanggung jawab memframming daftar undangan perjalanan sedemikian rupa. Seakan tiket maupun hotel selama perjalanan yang ditanggung pemerintah dianggap sebaga suap.

    "Asumsi itu jahat sekali. Itu pelecehan kemampuan profesional dan integritas wartawan dan kredibilitas media pers," kata Ilham.

    Padahal, lanjutnya, undangan seperti itu biasa saja, lazim diterima wartawan sejak pemerintahan manapun. Dari Bung Karno, Pak Harto, sampai era Jokowi.

    "Pengundang memang menyediakan fasilitas tiket dan hotel untuk wartawan. Fasilitas itu tidak lantas diartikan dapat mengkoptasi wartawan. Wartawan juga tahu undangan kementerian bukan biaya pribadi menteri tapi biaya negara dari uang rakyat, karenanya wartawan tentu hanya mempertimbangkan kepentingan negara dan rakyat," jelas Ilham.

    "Data yang berasal dari Kementrian Kelautan dan Perikanan itu insinuatif seolah olah menggambarkan pemberian suap padahal itu adalah dana perjalanan jurnalistik bersama Menteri KKP Susi Pudjiastuti," kata Ilham seusai memimpin rapat DK PWI yang digelar secara online Senin (13/07/2020).

    Rapat itu diikuti Sekretaris DK PWI Sasongko Tedjo dan anggota Rossiana Silalahi, Rajapane dan Nasihin Masha, khusus membahas kasus yang belakangan ramai dibicarakan di media termasuk media sosial tersebut. Anggota DK - PWI Karni Ilyas berhalangan hadir. Namun, menyetujui dan mendukung apapun keputusan rapat.

    DK PWI, kata Ilham, merasa berkepentingan menyoroti kasus tersebut karena salah satu anggotanya yakni Pemred Kompas TV Rossi ikut tertera dalam daftar. Rosianna Silalahi mendapat kesempatan pertama berbicara. Sekaligus untuk mengklarifikasi insinuasi yang mengaitkan namanya. Sebelum itu, secara terpisah DK-PWI juga telah meminta keterangan beberapa pemimpin redaksi yang namanya turut menjadi korban fitnah dan insinuasi.

    Rossi mengakui beberapa kali mengikuti perjalanan Menteri Susi ke luar negeri dan anggaran yang tertera itu memang dipakai oleh pihak pengundang untuk membayar akomodasi hotel dan transportasi pesawat selama perjalanan.

    DK PWI Pusat berpendapat kegiatan perjalanan jurnalistik seperti itu lazim dilakukan sejak dulu kala. Yang penting kemudian media tetap kritis dan menjaga independensinya dalam menulis berita, laporan maupun ulasan.

    Pihaknya menduga ada pihak pihak tertentu yang merasa dirugikan atas tulisan laporan majalah Tempo yang menyoroti ekspor benih lobster belakangan ini. Mereka kemudian berusaha memojokkan wartawan dan pemimpin redaksi dengan data insinuatif tersebut.

    Setelah akhir pertemuan Dewan Kehormatan menyatakan tiga hal pokok yakni pertama, tidak ada pelanggaran kode etik jurnalistik dan kode perilaku wartawan dalam kegiatan kunjungan jurnalistik wartawan bersaman Menteri KKP Susi Pudjiastuti ke luar negeri. Kedua, mendesak KKP segera memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai beredarnya daftar tersebut agar masyarakat mengetahui secara transparan kegiatan jurnalistik yang dilakukan. Ketiga, meminta media dan pers agar terus mengkritisi setiap kebijakan yang dinilai merugikan, menyimpang dan kemungkinan hanya menguntungkan pihak pihak tertentu.

    "Jangan sampai ribut ribut soal insinuasi daftar pemred malah mengalihkan perhatian dari masalah yang sesungguhnya terkait kebijakan Kementerian KKP", tandas Ilham Bintang. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Ketua DK PWI Pusat Kecam Pihak Yang Melecehkan Kredibilitas Wartawan Dan Media Pers
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 KOMBS Desak Pj Bupati Copot Kadishub Bengkalis, Terkait Pengaturan Armada Kapal Roro Amburadul
    02 Pj Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi Usulkan Zona Tambahan untuk Kabupaten Bengkalis
    03 LMB dan Masyarakat Kecamatan Bukit Batu Siap Menangkan AMAN
    04 Focus Group Discussion (FGD) Masyarakat Tapung ; Merancang Visi Misi Tapung Maju Tahun 2045 berjalan semarak
    05 Iyeth Bustami : "Duet Bengkales Banyak, Tapi Tak Digunokan Sebeso - besonyo untuk Kepentingan Rakyat"
    06 Bedelau, 12 peserta Asal Bengkalis Ikuti TC dan Bakal Jadi Peserta MTQ Nasional di Sumbar
    07 Pemkab Siak Dukung Rencana PT AJP kembangkan Rumah Hunian Subsidi bagi ASN dan Honorer di Siak
    08 Sat Reserse Narkoba Polres Siak Kembali Menangkap Satu Orang Pengedar Narkoba Di Tualang
    09 MTQ Ke- 45 Tingkat Kabupaten Bengkalis, Kabag Kesra Survei ke Lokasi dan Utamakan Protokol Kesehatan
    10 Pjs Bupati Siak Ikuti Rakor, Sinergitas Kebijakan Pemerintah Pusat dan Pelaksanaan Regulasi Omnibus Law
    11 Masyarakat Resah Keberadaan Warung Remang-remang Di Masa AKB Covid-19, Instansi Terkait Terkesan Tutup Mata
    12 RSUD Siak Raih Predikat Terbaik Pelayanan Bpjs Kesehatan Regional
    13 Akhirnya Oknum Guru ASN Berhasil Dibekuk Polsek Koto Gasib Setelah Membobol SDN 04 Buatan II, Sembilan Tablet dan Komputer Disikat
    14 Pjs Bupati Siak Sosialisasikan Penindakan Disiplin Non Yustisi Protokol Kesehatan di Kecamatan Tualang
    15 Pj Bupati Bengkalis Ikuti Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Stunting
    16 Polda Riau Tangkap Pelaku Tindak Pidana Secara Bersama-sama Melakukan Kekerasan Terhadap Orang atau Barang Dan Melawan Pejabat Yang Menjalankan Tugas
    17 Diisukan Meninggal, Satu Mahasiswa Korban Aksi Tolak UU Cipta Kerja di DPRD Riau Dalam Kondisi Baik
    18 Pj Ketua TP PKK Bengkalis Hj Herawati Buka Bimtek dan Serahkan Hadiah Perlombaan
    19 Pengungkapan Pelaku Tindak Pidana Pembakaran Kendaraan Di Tambusai Utara Rohul
    20 Pembangunan Semenisasi Jalan Tanpa Papan Nama, Diduga Proyek Siluman
    21 Hari ini, Pemkab Bengkalis Cairkan Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan Covid- 19
    22 Tolak UU Omnibus Law Cipta Karja, Aksi Demo di Kantor DPRD Bengkalis Ricuh
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI