Senin, 25 Oktober 2021
Follow Us ON :
 
 
 
| Tim Opsnal Polsek Mandau Berhasil Tangkap 5 Orang Diduga Pelaku Tindak Pidana Curat Sampai Ke Sumbar | | Kelurahan Teluk Meranti Adakan Lomba Kebersihan Dan Kreatif Lingkungan | | Tim Ops Polsek Mandau Berhasil Bekuk 2 Diduga Tersangka Tindak Pidana Narkoba | | Peringati Hari Santri Nasional ke-4 di Ponpes Hidayatul Salafiyah, Polda Riau Gelar Vaksinasi Serentak | | Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat Team Resmob Polres Rohul Amankan Pelaku perjudian Online Jenis Domino High | | Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
 
Amir Hamzah : "Ini khan juga mencoreng nama baik Melayu Riau"
Diduga Penulis dan Penerbit Buku Cetak BMR Tingkat SMP Fitnah Desa Sekijang
Rabu, 15-08-2018 - 14:41:14 WIB
Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST), Amir Hamzah
TERKAIT:
 
  • Diduga Penulis dan Penerbit Buku Cetak BMR Tingkat SMP Fitnah Desa Sekijang
  •  

    KAMPAR, DELIKRIAU - Menyikapi permasalahan fitnahan terhadap desa sekijang kecamatan Tapung Hilir yang ditulis dibuku cetak pelajaran SMP kelas IX hingga saat ini belum menemukan titik terang tentang siapa yang harus bertanggung jawab, Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST) berencana pada Kamis (16/8/2018) pagi akan mendatangi LAM Riau.

    Fitnahan yang ditulis pada buku cetak mata pelajaran Budaya Melayu Riau (BMR) tingkat SMP kelas IX tersebut menceritakan tentang desa sekijang kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar sebagai desa yang dahulunya tempat pasangan pengantin kawin lari, dan kawin lari juga sudah menjadi adat istiadat desa itu.

    Hal ini membuat keluarga besar sungai Tapung marah, karna merasa Tapung dilecehkan, dan yang membuat masyarakat Tapung gusar didalam buku itu juga mengatakan adat istiadat kawin lari itupun disebutkan masih berlangsung hingga saat ini.

    Keluarga Besar Sungai Tapung (KBST), Amir Hamzah, Selasa (14/8/2018) siang saat dijumpai delikriau.com mengatakan ia akan mendatangi LAM Riau bersama beberapa masyarakat Tapung lainnya guna menanyakan sejauh apa LAM Riau dalam mengawasi penerbitan buku pelajaran Budaya Melayu Riau tersebut.

    "LAM khan Lembaga Adat Melayu di Proovinsi Riau, kok bisa adat istiadat sekijang yang juga bagian dari kami Tapung sebagai orang Melayu dikatakan seburuk ini?, Ini khan juga mencoreng nama baik Melayu Riau", jelasnya.

    Sementara Anggota Dewan komisi I Kampar dari partai Demokrat, Said Ahmad Kosasi mengatakan ia sangat kecewa dengan kejadian tersebut, saat dihubungi via telepon pada siang tadi Rabu (15/8/2016). Anggota Dewan asal Tapung ini juga meminta dinas pendidikan Provinsi Riau untuk menarik buku yang telah menaifkan sejarah Tapung.

    "Kami sangat menyayangkan adanya buku dengan muatan yang menaifkan atau membuat sejarah Tapung secara negatif, kita meminta dinas pendidikan Provinsi Riau untuk menarik buku itu dan mengklarifikasi sejarah Tapung sebagaimana  yang  diminta oleh tokoh tapung", sebutnya.

    Lebih lanjut Said Ahmad menambahkan apabila penerbit atau penulis buku tersebut mendapatkan cerita sejarah tersebut dari nara sumber yang tidak benar, maka akan ia akan menuntut nara sumber pembuat sejarah tersebut.

    "Apabila penulis dan penerbitnya mendapatkan cerita dari pembuat cerita sejarah itu hingga terjadi penyimpangan sejarah kearah yang tidak baik, maka kita akan menuntut pengarang sejarah itu", tambahnya.

    Sampai saat ini Keluarga Besar Sungai Tapung masih mencari pihak yang bertanggung jawab atas permasalahan tersebut. (Raf).



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Penulis dan Penerbit Buku Cetak BMR Tingkat SMP Fitnah Desa Sekijang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kelurahan Teluk Meranti Adakan Lomba Kebersihan Dan Kreatif Lingkungan
    02 Tim Ops Polsek Mandau Berhasil Bekuk 2 Diduga Tersangka Tindak Pidana Narkoba
    03 Tim Opsnal Polsek Mandau Berhasil Tangkap 5 Orang Diduga Pelaku Tindak Pidana Curat Sampai Ke Sumbar
    04 Peringati Hari Santri Nasional ke-4 di Ponpes Hidayatul Salafiyah, Polda Riau Gelar Vaksinasi Serentak
    05 Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat Team Resmob Polres Rohul Amankan Pelaku perjudian Online Jenis Domino High
    06 Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang DI 8 Daerah Riau
    07 Oknum Polisi Yang Terlibat Dalam Kasus Perampasan Mobil, Ini Kata Kapolda Lampung
    08 Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
    09 Ini Peran Oknum Anggota Polisi dan ASN di Lampung, Jadi Dalang Perampasan Mobil Mahasiswa
    10 Serahkan zakat secara langsung, Wabup Husni sampaikan 2 pesan kepada Mustahik
    11 Oknum Polisi Diduga Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa di Lampung
    12 Kapolri: Tindak Tegas, Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Polri Yang Melanggar Aturan!
    13 IPM-KK Berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan Perhatikan Mahasiswa Kurang Mampu
    14 Kapolres Rohul Gelar Konferensi Pers Curat Korban Meninggal Dunia Di Desa Lubuk Bendahara
    15 Oknum Polisi Polresta Bandar Lampung Diduga Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa
    16 Polda Riau Gulung Praktek Judi Online, 59 Tersangka Diciduk
    17 Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako, Di Menangkan Polda Riau
    18 Beri Pelayanan Maksimal kepada Peserta JKN-KIS, RSUD Siak Raih Penghargaan Dari BPJS Kesehatan
    19 Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Honorer Samsat Perawang Merupakan Tetangga Korban
    20 Perkembangan Kasus Kapolsek Parigi Diduga Tiduri Putri Tersangka, Ini Kata Polda Sulteng
    21 Penantian 19 Tahun, Indonesia Juara Piala Thomas Cup 2021
    22 Bos Indomaret Tewas Kecelakaan Di Tol Cipularang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI