Jum'at, 14 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78 | | Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78 | | AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa | | Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal | | Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto | | Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
 
PT. Padasa Enam Utama Kokar Diduga Telah Melanggar Tata Ruang Wilayah
Senin, 02-12-2019 - 17:48:41 WIB

TERKAIT:
   
 

KAMPAR, DELIKRIAU - Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Padasa Enam Utama Kebun Koto Kampar (Kokar) yang terletak diwilayah Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Diduga Langgar PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 30 tahun 2011 dan Keputusan Presiden (KEPRES) RI Nomor 32 tahun 1990 Tentang Sempadan Sungai.

Pasalnya, Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Padasa Enam Utama Kokar tersebut menanam pohon kelapa sawitnya dipinggir  kanan serta kiri bibir disepanjang sungai Takus hanya berjarak lebih kurang 5 meter sampai 7 meter saja dan kuat dugaan perusahaan PT.Padasa Enam Utama Kokar ini tidak mengindahkan Tata Ruang Wilayah (TRW) yang berdampak terhadap kelangsungan Ekosistem lingkungan terutama Ekosistem sungai.

Salah satu anggota LSM LIRA Kampar, Zamri Domo kepada awak media mengaku mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa perusahaan kelapa sawit PT. Padasa Enam Utama Kebun Koto Kampar (Kokar) telah menanam pohon kelapa sawit dipinggir kanan /kiri dibibir sepanjang sungai Takus didalam areal perkebunannya cuma berjarak lebih kurang 5 meter sampai 7 meter.

"Saya selaku anggota LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat ) LIRA ( Lumbung Informasi Rakyat) Kampar bersama Media Online reportaseindonesia.id  langsung turun kelapangan untuk melakukan Investigasi sebagai bentuk menindaklanjuti informasi masyarakat tersebut," ujar Zamri, kepada delikriau.com, Senin (02/12/2019).

Lebih lanjut Zamri juga menjelaskan, setelah ia telusuri bahwa laporan dari masyarakat tersebut benar adanya dimana pihak perusahaan PT. Padasa Enam Utama Kokar  diduga kuat Langgar PP Nomor 38 tahun 2011 serta Kepres RI Nomor 32 Tahun 1990 Tentang Sempadan Sungai  atau telah melakukan pelanggaran Tata Ruang Wilayah yang berdampak terhadap kelangsungan Ekosistem Lingkungan terutama Ekosistem sungai.

"Awalnya kita tadi masuk diareal Afdeling 1 PT. Padasa Kokar dimana kita menemukan penanaman pohon kelapa sawit dibibir kanan dan kiri pinggir sungai kecil sangat dekat didaerah aliran sungai kecil tersebut cuma berjarak lebih kurang 1 meter sampai 2 meter saja," tambahnya.

Selanjutnya ia mengaku melakukan penelusuran diarea Sempadan sungai Takus  mulai dari jembatan dekat areal Pabrik hingga sampai keareal Afdeling 2  tepatnya daerah dekat jembatan besi dimana kami juga memantau bahwa dibibir kanan dan kiri pinggir sempadan sungai Takus tersebut faktanya juga ditanami sawit dengan jarak cuma lebih kurang 5 meter sampai 7 meter.

"Saat kita tadi menelusuri sempadan dialiran sungai Takus serta kita bertemu  seorang lagi menyabit rumput untuk makanan kambingnya dan saat kita tanya apakah memang betul disepanjang sungai takus ini ditanami sawit oleh pihak perusahaan lalu beliau mengatakan iya sehingga kita pun terus menelusuri hingga sampai jejembatan besi yang berada di Afdeling 2," jelas Zamri Domo.

Kemudian Zamri mengatakan setelah kita mendapatkan bukti Visual berupa Foto terkait penanaman sawit dibibir kanan dan kiri pinggir sempadan sungai yang diduga kuat telah melanggar aturan pemerintah. Dirinya bersama awak media reportaseindonesia.id mencoba untuk menemui ADM PT. Padasa Enam Utama( Kokar ), Indra Putra dikantornya guna untuk mengkonfirmasi, tetapi sangat disayangkan salah seorang security dipos penjagaan mengatakan kepada kami bahwa pak ADM tidak ada dikantor karena sudah keluar kelapangan.

"Saat dihubungi Via Telepon Selularnya Indra Putra tidak mau mengangkat  teleponnya dan ketika di SMS ADM PT.Padasa Enam Utama ( Kokar )ini juga tidak membalas," pungkasnya. (hafnipal)



 
Berita Lainnya :
  • PT. Padasa Enam Utama Kokar Diduga Telah Melanggar Tata Ruang Wilayah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78
    02 Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78
    03 AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa
    04 Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
    05 Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto
    06 Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
    07 Direktur PJC Terus Berkomitmen Lahirkan Wartawan Profesional, Penyerahan Berkas Ke Kesbangpol
    08 Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti
    09 Kejuaraan Menembak Piala Dandim, Meningkatkan Keterampilan Dan Prestasi
    10 Penyerahan "SK" Dukungan Penuh DPP Partai PAN, Alfedri Bakal Calon Bupari Siak
    11 Hadiri Wisuda IQRA dan Khatam Al-Quran Santri MDTA dan TPQ KE-XV Se Kecamatan Tualang, Tahun Pelajaran 2023-2024
    12 Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Adhoc Bagi Panwaslu Kecamatan Se- Kabupaten Siak Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024, Bawaslu Siak Taja
    13 Gelar Ormas Expo 2024, Tema "Kreatif, Mandiri, Mengayomi",
    14 Pengedar Shabu Ditangkap di Bandara SSK Pekanbaru
    15 Seorang Pria Terduga Kasus Penganiayaan Karyawan PT SRL, Berhasil Diungkap Polsek Rangsang
    16 Penandatanganan MoU Terkait Kerjasama Dibidang Pembangunan Dan Kebudayaan
    17 Bupati Dan Wabup Siak Terima Gelar, Bawa Kota Siak Berkemajuan
    18 Bupati Siak Raih Penghargaan Bupati Aspiratif, Malam Puncak HUT JMSI Award 2024
    19 Kunjungan Pj Bupati Batubara Ke Siak Kota Istana
    20 Tanah Adalah Mama, Suku Awyu: Tanah adalah Rekening Abadi Kami, Soal
    21 Berkedok Panti Pijet di 3 Lokasi, 7 Orang Diamankan Satpol Pp Siak
    22 Pengecer Shabu Disiak Ditangkap Polisi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI