| Bangun Ibu Kota Baru Butuh Rp 466 Triliun, Sri Mulyadi Beberkan Pendanaannya | | Yakin Utang Rp6.000 Triliun Lunas, Ini Sosok 'Orang Terkaya' Berharta Rp11.000 Triliun | | Dorong Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 Tahun, Polres Siak Gelar Vaksinasi Massal | | Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat | | Gabungan Brimob Dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi, Sasaran Pengguna Jalan Tak Pakai Masker Dan Belum Vaksin | | Terima Sertifikat CSFA dari BPK, Kapolri Ingin Personel Polisi Miliki Kemampuan Auditor
 
Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting
Senin, 29-11-2021 - 13:15:12 WIB
Kepala DPPKBPPA Kuansing, Muradi.
TERKAIT:
 
  • Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting
  •  

    KUANSING, DELIK RIAU - Lewat program bangga kencana, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPA) Kabupaten Kuantan Singingi, melakukan penurunan angka stunting.

    Menurut Kepala DPPKBPPA Kuansing, Muradi, kepada Media ini Senin (29/11/2021) pagi mengatakan, stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita.

    "Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun," kata Muradi.

    Pihaknya menggagas program bangga kencana ini, karena merupakan fokus dalam tujuan menurunkan angka stunting. Menurutnya, penerapan program bangga kencana sudah diawali dengan pendataan keluarga.

    "Data pasti itu tentunya akan membantu pemerintah melakukan program intervensi dan program produktif bagi generasi muda sasaran. Mulai dari perbaikan gizi dan pendampingan keluarga," ungkapnya.

    Selain itu kata dia, program bangga kencana juga sangat efektif untuk pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Terutama dari program turunan Keluarga Berencana (KB).

    "Hasil dari survei Status Gizi Balita Indonesia (SGBI) menunjukkan, terjadi penurunan stunting 27,67 persen pada tahun 2019. Angka ini terus ditekan dan ditarget turun menjadi 14 persen," harapnya.

    Untuk memenuhi target tersebut, pemerintah sudah melakukan penjaringan untuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, TP PKK Desa dan Kader KB, dengan sasaran target sebanyak 293 orang.

    "Para TPK ini nantinya dibantu oleh Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), memberikan edukasi kepada masyarakat serta melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan balita," ulasnya. (Roder)



     
    Berita Lainnya :
  • Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Yakin Utang Rp6.000 Triliun Lunas, Ini Sosok 'Orang Terkaya' Berharta Rp11.000 Triliun
    02 Terima Sertifikat CSFA dari BPK, Kapolri Ingin Personel Polisi Miliki Kemampuan Auditor
    03 Bangun Ibu Kota Baru Butuh Rp 466 Triliun, Sri Mulyadi Beberkan Pendanaannya
    04 Selamatkan Warga Yang Nekat Memanjat Tower SUTET, Kapolsek Tenayan Raya Teriakan Sayang Ayo Turun
    05 Wakil Ketua DPD KNPI Bengkalis Bidang Lingkungan Hidup Dukung Penuh Pemkab Cabut Izin PT SIPP
    06 Rakercab Awal Tahun , DPC Partai Gerindra Targetkan 12 Kursi Di Pileg 2024 Mendatang
    07 Kapolda Riau dan Danrem 031/Wira Bima Hadiri Bakti Sosial Donor Darah PWI Riau
    08 Kapolda Kunjungi PWI Riau : Saya Datang Karena Wartawan Adalah Pahlawan Saya
    09 Baru Hitungan Hari Mutasi, Kanit Reskrim Poksek Sabak Auh Ringkus Diduga Pengedar Narkoba
    10 Dorong Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 Tahun, Polres Siak Gelar Vaksinasi Massal
    11 KNPI Kabupaten Bengkalis "Energy Of Harmony" Buka Suara Beri Saran dan Dukungan Terkait Portal Jalan Gajah Mada, Sebanga Duri
    12 H Sari Antoni SH Mendapatkan Gelar Kehormatan Datuk Rajo Pusako Nan Kuaso
    13 Gabungan Brimob Dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi, Sasaran Pengguna Jalan Tak Pakai Masker Dan Belum Vaksin
    14 Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat
    15 Bekerjasama Dengan Puskesmas, TNI dan POLRI, SDN 08 & 09 Kotogasib Gelar Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 Tahun
    16 Cara IPTU Suheri Sitorus, Membuat Anak-anak Bersemangat Ikut Vaksinisasi
    17 Lagi, Dua Lapas Dalam Sehari Gagalkan Penyelundupan Narkoba
    18 Bupati Kunjungi Vaksinasi Anak Di SD 002 Rambah
    19 SDN 011 Keranji Guguh Bekerjasama Dengan Pukesmas Kotogasib Gelar Vaksinasi Untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun
    20 Heboh Video PNS Di Humbahas Joget Sambil Tenggak Miras
    21 Gebyar Hadiah Sulsel Kebut Vaksinasi, Petani Toraja yang Dapat Hadiah Mobil
    22 Bupati Berikan Beberapa Pesan Kepada ASN Dan Non ASN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI