| Tim Opsnal Polsek Mandau Berhasil Tangkap 5 Orang Diduga Pelaku Tindak Pidana Curat Sampai Ke Sumbar | | Kelurahan Teluk Meranti Adakan Lomba Kebersihan Dan Kreatif Lingkungan | | Tim Ops Polsek Mandau Berhasil Bekuk 2 Diduga Tersangka Tindak Pidana Narkoba | | Peringati Hari Santri Nasional ke-4 di Ponpes Hidayatul Salafiyah, Polda Riau Gelar Vaksinasi Serentak | | Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat Team Resmob Polres Rohul Amankan Pelaku perjudian Online Jenis Domino High | | Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
 
Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Bimtek, Kadis ESDM Riau Ditahan Kejari Kuansing
Selasa, 12-10-2021 - 16:04:57 WIB

TERKAIT:
 
  • Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Bimtek, Kadis ESDM Riau Ditahan Kejari Kuansing
  •  

    KUANSING, DELIK RIAU - Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, Indra Agus Lukman, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kegiatan Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan serta akselerasi di Dinas ESDM Kuansing ke Provinsi Bangka Belitung tahun 2013-2014.

    Penetapan tersangka terhadap mantan Kepala ESDM Kuansing itu dilakukan penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kuansing) setelah diperiksa sebagai saksi, Selasa (1210/2021). Pemeriksaan sebagai saksi dilakukan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

    "Pada pukul 14.00 WIB, Indra Agus Lukman diperiksa sebagai tersangka. Selama diperiksa didampingi oleh pengacara Nasrizal," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing, Hadiman MH kepada wartawan, Selasa (12/10/2021) pagi.

    Usai diperiksa, Indra Agus Lukman dijebloskan ke penjara. Mengenakan rompi tahanan warna merah muda, Indra Lukman Agus dibawa ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polres Kuansing.

    Hadiman mengatakan, penahanan pertama dilakukan selama 20 hari ke depan. "Indra Agus Lukman ditahan di Rutan Polres Kuansing terhitung tanggal 12 Oktober 2021 s.d tanggal 31 Oktober 2021," kata Hadiman.

    Hadiman menjelaskan, penyidikan perkara dugaan korupsi Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan serta akselerasi di Dinas ESDM Kuansing pada 2013 merupakan pengembangan dari tersangka Edisman selaku bendahara dan Ariadi selaku PPTK. Keduanya sudah diadili dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan dengan hukuman 1 tahun penjara

    Dalam putusan hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, ada perbuatan Indra Agus Lukman bersama-sama sama dengan terpidana Edisman dan Ariadi telah melalukan tindak pidana korupsi menyalahgunakan dana kegiatan Bimtek dan membuat Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif.

    "Akibat perbuatan itu, negara dirugikan sebesar Rp.500.176.250, berdasarkan perhitungan BPKP Perwakilan Riau," jelas Hadiman.

    Sebelumnya, Indra Agus juga pernah diperiksa sebagai saksi pada Kamis (23/9/2021). Ketika dicecar 35 pertanyaan, Indra Agus mendadak sakit.

    Saat itu, pemanggilan terhadap Indra Agus Lukman tertuang dalam surat nomor R-69/L.4.18/Fd.1/09/2021 yang ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negari Kuansing Hadiman SH MH. Surat itu dikirimkan ke Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto pada, Senin (20/9/2021).

    Selain Indra Agus Lukman, jaksa penyidik juga memanggil sejumlah saksi lainnya. Menurut Hadiman, dalam kasus ini pihaknya juga sudah memeriksa 16 orang yang merupakan mantan pegawai di Dinas ESDM Kuansing.

    Hadiman mengungkapkan, kegiatan Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan serta akselerasi ke Provinsi Bangka Belitung di Dinas ESDM Kabupaten Kuansing bersumber dari APBD 2013-2014 sebesar Rp765.512.700. Kerugian negara ditaksir Rp500.176.250.

    Indra Agus Lukman dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 9 jo Pasal 10 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (rdr)



     
    Berita Lainnya :
  • Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Bimtek, Kadis ESDM Riau Ditahan Kejari Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kelurahan Teluk Meranti Adakan Lomba Kebersihan Dan Kreatif Lingkungan
    02 Tim Ops Polsek Mandau Berhasil Bekuk 2 Diduga Tersangka Tindak Pidana Narkoba
    03 Tim Opsnal Polsek Mandau Berhasil Tangkap 5 Orang Diduga Pelaku Tindak Pidana Curat Sampai Ke Sumbar
    04 Peringati Hari Santri Nasional ke-4 di Ponpes Hidayatul Salafiyah, Polda Riau Gelar Vaksinasi Serentak
    05 Ciptakan Rasa Aman Bagi Masyarakat Team Resmob Polres Rohul Amankan Pelaku perjudian Online Jenis Domino High
    06 Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang DI 8 Daerah Riau
    07 Oknum Polisi Yang Terlibat Dalam Kasus Perampasan Mobil, Ini Kata Kapolda Lampung
    08 Bupati Alfedri Sebut Penanganan Stunting Butuh Kerjasama Multipihak
    09 Ini Peran Oknum Anggota Polisi dan ASN di Lampung, Jadi Dalang Perampasan Mobil Mahasiswa
    10 Serahkan zakat secara langsung, Wabup Husni sampaikan 2 pesan kepada Mustahik
    11 Oknum Polisi Diduga Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa di Lampung
    12 Kapolri: Tindak Tegas, Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Polri Yang Melanggar Aturan!
    13 IPM-KK Berharap Pemerintah Kabupaten Pelalawan Perhatikan Mahasiswa Kurang Mampu
    14 Kapolres Rohul Gelar Konferensi Pers Curat Korban Meninggal Dunia Di Desa Lubuk Bendahara
    15 Oknum Polisi Polresta Bandar Lampung Diduga Terlibat Perampokan Mobil Mahasiswa
    16 Polda Riau Gulung Praktek Judi Online, 59 Tersangka Diciduk
    17 Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako, Di Menangkan Polda Riau
    18 Beri Pelayanan Maksimal kepada Peserta JKN-KIS, RSUD Siak Raih Penghargaan Dari BPJS Kesehatan
    19 Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Honorer Samsat Perawang Merupakan Tetangga Korban
    20 Perkembangan Kasus Kapolsek Parigi Diduga Tiduri Putri Tersangka, Ini Kata Polda Sulteng
    21 Penantian 19 Tahun, Indonesia Juara Piala Thomas Cup 2021
    22 Bos Indomaret Tewas Kecelakaan Di Tol Cipularang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI