Sabtu, 27-06-2020 - 10:48:01 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Stuban Bansos, Komisi II DPRD Kampar Kunker ke Dinas Sosial Kabupaten Siak | | Cegah Karhutla di Siak, RAPP dan 3 Desa di Kabupaten Siak Lakukan MoU | | Pemkab Siak - Forkopimda Gelar Upacara Virtual HUT Bhayangkara Ke-74, Sesuai Protokol Covid-19 | | Krisis Pangan Akibat Pandemi Covid-19, Ketua Tim Penggerak PKK Berharap Kader PKK Bisa Membantu Masyarakat | | Data Bansos Masih Amburadul, Pj Sekda Siak Berjanji Evaluasi Kembali | | Inyak Allah, Transportasi Selatpanjang-Pekanbaru Via Buton Sudah Normal
 
Pencuri Ikan Asal Malaysia Dibebaskan, Mahasiswa Hipemtan Gelar Aksi Demo Ke PN Bengkalis
Sabtu, 27-06-2020 - 10:48:01 WIB

TERKAIT:
 
  • Pencuri Ikan Asal Malaysia Dibebaskan, Mahasiswa Hipemtan Gelar Aksi Demo Ke PN Bengkalis
  •  

    BENGKALIS, DELIKRIAU -  Terkait kasus pencurian ikan di perairan Muntai Bengkalis, akhirnya Pengadilan Negeri Bengkalis vonis bebas Tiga warga negara asing asal malaysia pada Selasa, (23/06/2020) kemarin. Pembebasan tersebut, menuai aksi demo dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Bantan (Hipemtan) Bengkalis, Sabtu (27/06/2020).

    "Tiga WNA asal malaysia divonis tidak bersalah dan bebas oleh Pengadilan Negeri Bengkalis, ini adalah bentuk ketidakseriusan penegak hukum didalam mempertahankan kedaulatan NKRI. Kita dari Hipemtan Bengkalis akan menggelar aksi di depan kantor Pengadilan Negeri Bengkalis Jalan Karimun Bengkalis," ungkap Ketua Hempatan Bengkalis Madnawi Ismail kepada sejumlah awak media.

    Dikatakan Madnawi, keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis patut untuk dipertanyakan, sejauh mana penegakan hukum yang dijalankan hakim tersebut.

    "Ketiga terdakwa tersebut, sudah jelas ditangkap Satuan Polisi Airud Polres Bengkalis lengkap beserta barang bukti mencuri ikan di perairan diwilayah NKRI. Dan mereka masuk diwilayah perairan laut teritorial Indonesia titik kordinat ditangkap sangat jelas," tegasnya.

    Lebih lanjut, Madnawi mengatakan bahwa keputusan majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis dinilai tidak berpihak kepada masyarakat khususnya para Nelayan. Bahkan WNA tersebut mencuri menggunakan alat tangkap Pukat Harimau yang merusak ekosistem.

    "Bagi kami, itu hanyalah alibi yang sangat luar biasa, hukum di negara ini bisa disetting, kami juga mencurigai ada oknum hakim PN yang bermain dalam kasus ini," tuturnya dengan kesal.

    Sebelumnya, ketiga orang Nelayan berkewarganegaraan Malaysia itu  diamankan oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polres Bengkalis karena diduga melakukan aksi pencurian ikan secara ilegal di wilayah Perairan Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Indonesia.

    Madnawi juga menjelaskan, Tiga warga asing menangkap ikan tanpa izin itu, diamankan petugas, Selasa (21/04/20) sekitar pukul 07.30 WIB. Pelaku sedang melakukan aksi di Perairan Desa Muntai, dan dilaporkan oleh masyarakat setempat di titik kordinat 1°38.652N - 102°36.213E.

    Selain tersangka, petugas juga mengamankan satu unit kapal dengan nomor lambung kapal JHF 2465 B, berbendera asing, beserta barang bukti pukat harimau serta hasil tangkapan ikan berbagai jenis sekitar 150 kilogram, udang 5 kilogram dan sotong 5 kilogram.

    Tiga terdakwa tersebut adalah Heng Wah Wat (49), Nakhoda beralamat Jalan Ria Jaya 1 Taman Ria Jaya 45400 Sekincan, Tan Chong Pin (61), ABK beralamat Kampung Raya 86000 Kluang, Johor dan Pua Sin Kue (56), ABK beralamat Kampung Raya 86000 Kluang, Johor, Malaysia. (Andhika)



     
    Berita Lainnya :
  • Pencuri Ikan Asal Malaysia Dibebaskan, Mahasiswa Hipemtan Gelar Aksi Demo Ke PN Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pazriyanto Terpilih Ketua Umum RUMPUT Periode 2020 - 2022
    02 Inyak Allah, Transportasi Selatpanjang-Pekanbaru Via Buton Sudah Normal
    03 PPDB SDN 005 Desa Kiyap Jaya Tidak Berbasis Online
    04 Hadiri Penyaluran BLT, Camat 3T Imbau Warga Jangan Main Api
    05 Kebakaran Hutan Kembali Terjadi di Kecamatan Pangkalan Kerinci
    06 Krisis Pangan Akibat Pandemi Covid-19, Ketua Tim Penggerak PKK Berharap Kader PKK Bisa Membantu Masyarakat
    07 Mahasiswa (HIPMAWAN) Geram Dan Minta Bupati Copot Camat Kerumutan
    08 AKBP Indra Wijatmiko Sik Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personil Polres Pelalawan
    09 Plh Bupati Bengkalis Apresiasi Perusahaan Swasta dan Camat Bandar Laksamana Penyaluran BLT DD Tahap III
    10 Data Bansos Masih Amburadul, Pj Sekda Siak Berjanji Evaluasi Kembali
    11 Stuban Bansos, Komisi II DPRD Kampar Kunker ke Dinas Sosial Kabupaten Siak
    12 Cegah Karhutla di Siak, RAPP dan 3 Desa di Kabupaten Siak Lakukan MoU
    13 Selama 20 Hari, Polres Pelalawan Berhasil Tangkap 16 Diduga Pelaku Narkoba
    14 Satlantas Polres Meranti Berikan 17 SIM dan Ingatkan Warga Tertib Berlalu Lintas
    15 Bupati Irwan Ucapkan Selamat dan Berharap Polri Semakin Profesional, Modern dan Terpercaya
    16 Pemkab Siak - Forkopimda Gelar Upacara Virtual HUT Bhayangkara Ke-74, Sesuai Protokol Covid-19
    17 Tuntut Komitmen Komitmen Perusahaan, Koperasi TTS Bukit Batu Hentikan Produksi PT SPM
    18 Bupati Irwan Berika Masukan Kepada KPU dan Bawaslu Jelang Pilkada Serentak 2020
    19 Cegah Karlahut Diwilayah Kepulauan Meranti, Bupati Irwan Teken MoU Program Desa Bebas Api Bersama PT RAPP
    20 Kapolsek Tebing Tinggi Sambangi Desa Sesap Saling Berbagi
    21 Hingga Larut Malam Posko Tangguh Polsek Tebing Tinggi Berdiri
    22 Berkat Dash Board Lancang Kuning Polda Riau Karhutla Di Desa Merbau Berhasil Dipadamkan Kurang Dari 24 Jam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI