Selasa, 02-03-2021 - 17:10:14 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Berikan Pelayanan Maksimal, UPT Samsat Taluk Kuantan Akan Buka UP Samsat di Kecamatan Kuantan Hilir | | Camat Taufik Apresiasi Bumdes Selari Indah Cemerlang, Berhasilnya Panen Raya Cabe Merah dan Jagung | | Sambut Ramadhan IKBMP Goro dan Ziarah Kubur Di Pemakaman Lama | | Pemkab Bengkalis Akan Terapkan Program Pembinaan Umat, Pengajian Satu Ustad Satu Desa | | Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syahrial Tuntaskan Reses 8 Titik di Pulau Rupat | | Lulus Jadi Polisi, Kisah Anak Tukang Sate Sujud dan Cium Kaki Bapak Depan Komandannya
 
Berawal dari Jual-Beli, Hingga Berakhir Sengketa Lahan Koperasi
Selasa, 02-03-2021 - 17:10:14 WIB

TERKAIT:
 
  • Berawal dari Jual-Beli, Hingga Berakhir Sengketa Lahan Koperasi
  •  

    SIAK, DELIK RIAU - Bermula dari lahan seluas 122 ha yang diperjualbelikan pada tahun 2011 lalu, antara KUD Tunas Muda, Dayun, Siak, menjual lahan kepada KUD Sialang Makmur, Pangkalan Kuras, Pelalawan, kini persoalan ini sudah ada tersangka dua orang.

    Kronologis singkat, pihak koperasi KUD Tunas Muda menjual lahan seluas 122 hektar kepada KUD Sialang Makmur pada tahun 2011, dengan  harga 6,5 miliar. Adapun panjar atau muka yang disepakati sebesar 3,5 miliar.

    Namun pada perjalanannya kesepakatan antara KUD Tunas Muda sebagai penjual dan KUD Sialang Makmur sebagai pembeli, menemukan jalan buntu, diduga KUD Sialang Makmur tidak menepati janji untuk melakukan sisa pembayaran dari penjualan lahan tersebut. 

    Bahkan, dahsyatnya, diduga KUD Sialang Makmur memalsukan sebanyak 49 sertifikat.

    Hal itu disampaikan oleh Ketua KUD Tunas Muda, Setiono, dalam jumpa pers, Selasa (02/03/2021) di gedung serba guna milik Kampung Teluk Merbau, kecamatan Dayun, kabupaten Siak, Riau.

    "Hari ini, di gedung serba guna milik Kampung Teluk Merbau ini kami sebagai pengurus KUD Tunas Muda ingin membuat nama baik yang selama ini sudah dipandang buruk oleh anggota Koperasi, karena persoalan sengketa lahan yang dijual kepada KUD Sialang Makmur," terang Setiono kepada Wartawan, Selasa (02/03/2021).

    Pihaknya sudah berulang lagi melakukan mediasi secara kekeluargaan, agar pihak pembeli membayar sisa penjualan lahan itu dengan cara anggsur.

    Namun dalam tempo 7 tahun lamanya pembeli tidak ada iktikad baik untuk membayar dengan cara mencicil.

    "Bahkan KUD Sialang Makmur diduga membuat 49 sertifikat palsu atas nama anggota mereka di lahan yang kami jual, padahal pembayaran belum lunas. SKGR asli ada pada kami selaku pemilik lahan 122 hektar di lahan itu, di Rt 19 Kampung Dayun," ujar Setiono.

    Sementara, kuasa hukum KUD Tunas Maju, Dedi Reza, mengatakan bahwa kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Siak, karena KUD Sialang Makmur dinilai tidak mempunyai itikad baik.

    "Sudah kami laporkan. Sudah P-19, dengan petunjuk semua anggota koperasi wajib diperiksa," jelas Kuasa Hukum, Dedi Reza pada awak media.

    Masih kata kuasa hukum, dua pengurus KUD Sialang Makmur telah ditetapkan tersangka Polres Siak.

    Sementara, Camat Dayun, Novendra Kasmara menyampaikan bahwa pihaknya menyambut positif upaya hukum yang dilakukan oleh KUD Tunas Maju ini.

    "Iya. Koperasi sudah banyak memberi manfaat kepada anggotanya. Dengan banyaknya masalah seperti ini, diharapkan dapat dimengerti oleh seluruh anggota," ujar Camat Dayun. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Berawal dari Jual-Beli, Hingga Berakhir Sengketa Lahan Koperasi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Berikan Pelayanan Maksimal, UPT Samsat Taluk Kuantan Akan Buka UP Samsat di Kecamatan Kuantan Hilir
    02 Camat Taufik Apresiasi Bumdes Selari Indah Cemerlang, Berhasilnya Panen Raya Cabe Merah dan Jagung
    03 Sambut Ramadhan IKBMP Goro dan Ziarah Kubur Di Pemakaman Lama
    04 Pemkab Bengkalis Akan Terapkan Program Pembinaan Umat, Pengajian Satu Ustad Satu Desa
    05 Wakil Ketua DPRD Bengkalis Syahrial Tuntaskan Reses 8 Titik di Pulau Rupat
    06 Kejari Bersama PWRI Kuansing Bagikan Masker Dan Paket Sembako Gratis Kepada Masyarakat Kurang Mampu
    07 Mantap, Pelajar SD/SMP IT Al Hidayah Sungai Pakning Ditempa Jadi Pengusaha Islami
    08 Dedi Handoko Secara Resmi Lantik Empat Kab/Kota Pengurus Perbakin
    09 Praktek Sulap Bahan Bakar Minyak, Diduga BBM Subsidi Jadi Industri
    10 Jemput Dana Pusat Gesa Pembangunan Bidang Olahraga, Bupati Adil Kunjungi Kemenpora RI
    11 Bupati Terpilih Hadiri Silaturahmi Mubalig dan BKM Sekecamatan Pangkalan Kerinci
    12 Tiada Henti, HMI Cabang Kepulauan Meranti Tampil Bantu Masyarakat
    13 Diduga Merugikan Negara Mencapai 1,1 M, Kasubbag Keuangan Camat Kandis Resmi Di Tahan Kejari Siak
    14 Bupati Terpilih Yang Akan Dilantik Pada Tanggal 26 April 2021, H. Zukri Punya Strategi Dalam Penurunan Stunting
    15 Tokoh Masyarakat Meranti dukung Program Bupati Adil Sejahterakan Masyarakat Dengan 7 Program
    16 Project Jembatan Nillo Kerinci, Perusahaan Diduga Gunakan BBM Subsidi
    17 Wabup Meranti H. Asmar Tutup MTQ Ke-12 Kabupaten Meranti 2021, Tebing Tinggi Pertahankan Gelar Juara Umum
    18 Usulan Masyarakat Kampung Harapan, Insya Allah Akan Di Perjuangkan
    19 Bagus Santoso Minta PMD dan Bagian Hukum Kaji Perbatasan Desa Lubuk Gaung dan Bandar Jaya
    20 Jelang Pelantikan di Pekanbaru, Pengurus PWRI Kuansing Terus Gelar Pertemuan
    21 Makam Tua Datuk Malin Kuning Di PT Adei, Ninik Mamak, Minta Kembalikan Lahannya
    22 Bupati Alfedri Secara Resmi Tutup STQ Kecamatan Tualang Siak
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI