Rabu, 14-10-2020 - 16:25:35 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Bawa Shabu, Diduga Oknum Perwira Menegah Polri di Riau Tertembus Timah Panas | | Kapolda Riau : Agresif Dan Lebih Tegas Berantas Narkoba, Polda Riau Kembali Berhasil Ungkap 36 Kg Sabu Dan Amankan 5 Tersangka | | Polsek Tualang Dirikan Dapur Umum Untuk Masyarakat | | Bupati Alfedri Resmikan Taman Syarifah Sembilan Kecamatan Sungai Apit Siak | | Jamaluddin : Kita Bertekad Kedepannya PT Persi Bisa Menjadi Perusahaan Terbesar di Kabupaten Siak | | Bupati Alfedri : Ubi Racun Bisa Menjadi Komoditi Primadona di Kabupaten Siak
 
Azmi : Sapu Bersih Pekat, Saya Meminta Kepada Tim Yustisi Agar Tindak Tegas Sesuai Perda Siak
Masyarakat Resah Keberadaan Warung Remang-remang Di Masa AKB Covid-19, Instansi Terkait Terkesan Tutup Mata
Rabu, 14-10-2020 - 16:25:35 WIB
Foto : Hilustrasi
TERKAIT:
 
  • Masyarakat Resah Keberadaan Warung Remang-remang Di Masa AKB Covid-19, Instansi Terkait Terkesan Tutup Mata
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Masyarakat dan tokoh pemuda meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dan instansi terkait segera menertibkan dan membongkar warung remang-remang yang diduga berfungsi sebagai tempat minuman keras (miras) dan kejahatan ilegal tersebut.

    Hal tersebut diungkapkan Auzar kepada awak media, Selasa (28/9/2020) mengingat saat Adaptasi New Covid-19, terlihat semakin marak dan semakin mengaburkan lokasi dan tempat warung maksiat di Kabupaten Siak, khususnya di jalan baru Dayun - Siak mengganggu warga sekitar hingga subuh.

    “Selama Pandemi Covid-19 ini, mengapa instansi terkait seakan menutup mata dan tidak pernah turun untuk membasmi atau menutup warung remang-remang yang tidak sesuai dengan Covid-19 Prokes. “Kami meminta Pemkab Siak, khususnya instansi terkait, bisa memberlakukan dan menutup kafe dan warung yang dianggap tempat praktik prostitusi dan minuman keras,” ujarnya. Auzar dengan tegas.

    Auzar yang juga RT ini menjelaskan, di era Adaptasi Baru, pemerintah sibuk dan gencar dengan melakukan sosialisasi pencegahan dan penyebaran virus Covid-19 ke segala arah. Namun, warung remang remang yang diduga sebagai tempat asusila dan peredaran minuman keras itu tidak pernah tersentuh sedikit pun oleh peraturan perundang-undangan. Karena kecurigaan yang kuat, tempat-tempat seperti itu sangat rawan penyebaran virus Corona.

    “Apa bukti keseriusan dan dukungan dari instansi terkait dengan pemesanan dan penutupan warung remang-remang yang diduga peredaran minuman keras dan tempat-tempat maksiat. Saya dan masyarakat siap turun membantu memberantas minuman keras dan tempat-tempat maksiat ilegal,” ujarnya.
     
    Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Siak Azmi mengatakan, pihaknya meminta kepada Tim Yustisi dan instansi terkait untuk segera memeriksa kebenaran pengaduan masyarakat dan mengambil tindakan tegas sesuai dengan Peraturan Siak yang ada. Selain mengganggu masyarakat, keberadaan tempat asusila, portofolio, miras, dan warung remang-remang juga tidak sesuai dengan Peraturan Hukum Covid-19 Prokes. Dengan demikian, maka Negara Istana ini akan dapat terhindar dari siksa Allah.

    “Kita sudah memiliki regulasi dan ketertiban yang ketat yang tentunya melarang keras adanya praktek prostitusi di Kabupaten Siak. Selain itu kita sudah memiliki Regulasi Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19, Untuk itu sekali lagi kita meminta kepada Tim Yustisi dan instansi terkait Kabupaten Siak agar secepatnya bisa bertindak tegas dalam menyelesaikan keluhan masyarakat ini, ”kata Azmi kepada DelikRiau.com, Selasa (14/10/2020).

    Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten MAK Sofwan Saleh menyambut baik apa yang dikeluhkan masyarakat itu benar adanya. Menurutnya, aktivitas maksiat dalam bentuk warung - redup - tidak bisa dibiarkan menyebar. Pasalnya, keberadaan tempat maksiat ini jelas akan berdampak merusak akhlak dan akhlak umat.

    “Kami dari MUI Siak bersama ormas Islam lainnya, tentunya sangat setuju dengan masyarakat sehingga tim Pengadilan Negeri Siak yang terdiri dari Kepolisian, Satpol PP, Kejaksaan dan Kejaksaan, dapat segera dan segera bertindak tegas dan menutup kegiatan maksiat di Istana Negara ini, khususnya di Kecamatan. Dayun, "jelasnya.

    Begitu pula dengan pemilik tanah, kata pemilik bangunan dan PSK diambil secara legal untuk memberikan efek jera karena telah membuat marah umat.

    “Dengan demikian, Istana Negara ini bisa terhindar dari murka dan siksa Tuhan seperti Virus Corona akibat maraknya praktik prostitusi atau tempat maksiat di negara ini,” ujarnya. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Masyarakat Resah Keberadaan Warung Remang-remang Di Masa AKB Covid-19, Instansi Terkait Terkesan Tutup Mata
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kapolda Riau : Agresif Dan Lebih Tegas Berantas Narkoba, Polda Riau Kembali Berhasil Ungkap 36 Kg Sabu Dan Amankan 5 Tersangka
    02 Bawa Shabu, Diduga Oknum Perwira Menegah Polri di Riau Tertembus Timah Panas
    03 Polres Inhil Ungkap Kasus Narkoba, 50 KG Sabu Berhasil Diamankan
    04 Sebelum Kunker Gubri di Bengkalis, Pj Bupati H Syahrial Abdi Gelar Pertemuan bersama Kepala Puskemas Se-Kabupaten Bengkalis
    05 Total Kasus Covid-19 Capai 634, Pasien Positif 22 Orang dan Meninggal Satu
    06 Ngah Eet: Aku datang Membawa Perubahan, Esa Nomor Urut 4 Pilihan yang Tepat
    07 Berlangsung Sederhana, Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman pimpin Upacara Hari Santri di Ponpes Nurul Furqon
    08 Aktivis LAR Gelar Aksi Demo di Kantor Kejari Pelalawan
    09 Kapolda Riau Pimpin Upacara Hari Santri Nasional di Pondok Modern Nurul Hidayah
    10 Kapolda Riau Sosialisasi UU Cipta Kerja, Pj Bupati Bengkalis Berikan Dukungan
    11 Kapolda Riau Hadiri Sosialisasi Undang - Undang Cipta Kerja (Omnibuslaw) Cluster Ketenagakerjaan
    12 KOMBS Desak Pj Bupati Copot Kadishub Bengkalis, Terkait Pengaturan Armada Kapal Roro Amburadul
    13 Guna Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih dan Berwibawa, Pemkab-Korwil V KPK Sosialisasikan COI
    14 Pj Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi Usulkan Zona Tambahan untuk Kabupaten Bengkalis
    15 LMB dan Masyarakat Kecamatan Bukit Batu Siap Menangkan AMAN
    16 Focus Group Discussion (FGD) Masyarakat Tapung ; Merancang Visi Misi Tapung Maju Tahun 2045 berjalan semarak
    17 Iyeth Bustami : "Duet Bengkales Banyak, Tapi Tak Digunokan Sebeso - besonyo untuk Kepentingan Rakyat"
    18 Cegah Anarkisme, Sekda Kabupaten Siak Pimpin Deklarasi Cinta Damai
    19 Bedelau, 12 peserta Asal Bengkalis Ikuti TC dan Bakal Jadi Peserta MTQ Nasional di Sumbar
    20 Peresmian Kantor UPT KPH Tasik Besar Serkap Resort Dosan, Wujud Kerjasama Segitiga Pemkab Siak-Pemprov Riau - PT Arara Abadi Dalam Pengelolaan Hutan
    21 Pemkab Siak Dukung Rencana PT AJP kembangkan Rumah Hunian Subsidi bagi ASN dan Honorer di Siak
    22 Sat Reserse Narkoba Polres Siak Kembali Menangkap Satu Orang Pengedar Narkoba Di Tualang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI