Rabu, 01 Desember 2021
Follow Us ON :
 
 
 
| Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting | | Polres Siak, Tangkap Pelaku illegal Logging Di Kampung Sungai Tengah | | Perguruan SMI Binaan Kodim 0302 Inhu Siap Mengikuti Kejuaraan Bupati Pelalawan Open I | | Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan, SMA Negeri 2 Dayun Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI ke-76 | | Kapolda Instruksikan Segera Eksekusi Giat Tracing Pasien Klaster Covid-19 di Bengkalis | | Kapolsek Iptu Asril S.Sos. MH Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Kuantan Hilir Kuansing
 
Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako, Di Menangkan Polda Riau
Senin, 18-10-2021 - 17:08:02 WIB

TERKAIT:
 
  • Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako, Di Menangkan Polda Riau
  •  

    PEKANBARU, DELIK RIAU - Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Zepri Mahilda Harahap, menolak seluruh gugatan Praperadilan yang dilayangkan Huidiyanto (32), Pemilik Gudang Jalan Riau, yang jadi tersangka Penggelapan Barang Sembako yang merugikan korban senilai Rp3,7 Milyar. 

    Pengadilan menyatakan, tindakan Polda Riau dalam menetapkan, menangkap dan menahan Huidyanto Sah secara Hukum. 

    "Menolak permohonan pemohon seluruhnya, menyatakan penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh termohon sah secara hukum, menolak permohonan penghentian penyidikan oleh pemohon, menolak ganti rugi dan rehabilitasi oleh pemohon, menyatakan tindakan hukum termohon yang berkaitan dengan perkara aquo sah secara hukum," demikian bunyi Amar Putusan yang dibacakan, Senin (18/10/2021). 

    Dalam pertimbangannya, Hakim menyatakan bahwa penetapan tersangka yang dilakukan oleh Polda Riau terhadap Huidiyanto sah secara hukum karena sudah berdasarkan bukti permulaan yang cukup, yaitu adanya keterangan saksi dan bukti surat / dokumen yang mengacu kepada pada 1 angka 14 KUHAP dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 21/ PUU- VIII/ 2014  sebagaimana termuat dalam pasal 184 KUHAP. 

    Kemudian, terhadap Penangkapan dan Penahanan yang dilakukan oleh Polda Riau terhadap Huidiyanto, sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan sah secara hukum. Karena berdasarkan alasan yuridis yaitu bukti yang cukup serta surat penangkapan dan penahanan telah diberikan kepada tersangka dan keluarga. 

    Atas putusan ini, Kabid Humas Polda Riau menyatakan Kepolisian mematuhi apapun putusan Pengadilan. Kepolisian, katanya, dalam melakukan Penyidikan selalu berpedoman kepada mekanisme yang berlaku. 

    "Kepolisian Daerah Riau selalu profesional dalam menangani setiap perkara. Apapun putusan Peradilan kita hormati. Putusan ini memperkuat penyidik melanjutkan perkara ini ke tahap selanjutnya," ungkap Sunarto saat dikonfirmasi terkait putusan. 

    Ditanya soal adanya kemungkinan tersangka lain, Sunarto menyatakan hal tersebut tergantung perkembangan dalam penyidikan. Tidak tertutup kemungkinan lain dalam perkembangan. 

    "Semua tergantung perkembangan penyidikan, saksi dan alat bukti," ucapnya. 

    Sebelumnya, tak terima dijadikan tersangka Huidiyanto (32), menggugat Kapolda Riau. Ia melayangkan gugatan Pra Peradilan ke PN Pekanbaru. 

    Dalam permohonannya yang Huidiyanto meminta hakim Menerima seluruh Permohonannya diterima oleh Pengadilan, termasuk menghukum Kapolda Riau untuk membayar ganti kerugian Materiil sebesar Rp3 juta dan Kerugian Immateriil Rp1 Milyar Rupiah. Sehingga total kerugian seluruhnya sebesar Rp.1 003.000.000,-(Satu milyar tiga juta rupiah) yang dibayar secara tunai dan sekaligus kepada dirinya. 

    Huidiyanto juga meminta Pengadilan menghukum Kapolda Riau untuk Meminta Maaf secara terbuka kepada dirinya melalui Media Massa selama 3 hari berturut-turut. 

    Diketahui, penyidikan kasus ini bermula dari Laporan Polisi UD Jaya Mandiri Nomor : LP/B/330/VIII/2021/SPKT/Riau tanggal 24 Agustus 2021. Laporan tersebut terkait dugaan Penggelapan dalam jabatan dan atau pertolongan jahat yang dimaksud dalam Pasal 374 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 480 KUHP, yang dilayangkan oleh Pemilik Usaha Sembako UD Jaya Mandiri, Sumarni. 

    Ia melaporkan barangnya digelapkan oleh oknum karyawannya bernama Fernando Tobing dan kawan-kawannya 

    Dalam keterangannya, Pemilik UD Jaya Mandiri mencium adanya kejahatan ini pada tanggal 19 Agustus 2021 lalu, ketika Supir nya memberitahukan tentang kecurigaan terhadap Sales mereka bernama Fernando, diduga membuat orderan fiktif. 

    Lalu, pada tanggal 23 Agustus 2021, Fernando memesan sembako lagi dari gudang atas pemesanan dari pihak Toko yang mengaku dari Kabupaten Siak. Setelah barang sembako dimuat, Fernando ternyata menyuruh supir untuk mengantarkan sembako ke Pemesan yang mengaku di Siak. 

    Pemesanan berlanjut, pada tanggal 24 Agustus 2021, Fernando kembali memesan sembako dari gudang Korban, juga atas pesanan dari pihak dari Siak. Kembali, Ia menyuruh supir untuk mengantarkan sembako tersebut ke Pemesan. 

    Curiga, keluarga Korban karyawannya, membuntuti mobil truk tersebut menuju lokasi si pemesan. Ternyata, gudang itu bukan di Kabupaten Siak melainkan di Jalan Riau Kota Pekanbaru. 

    Disitu, pihak korban mendapati beberapa orang sedang membongkar atau memindahkan barang sembako milik mereka dari 3 (tiga) unit mobil pick up yang juga milik mereka, ke dalam gudang milik Huidiyanto. 

    Suami korban pun menyuruh para pekerja gudang anak buah Huidiyanto untuk memindahkan barang-barang milk korban yang telah dibongkat dari 3 unit mobil pick up itu dan dimuat kembali ke dalam mobil mereka dan membawa kembali barang-barangnya itu kembali ke gudang UD Jaya Mandiri. 

    Ternyata, dari hasil penyidikan kepolisian, Penyidik menemukan bukti Huidiyanto terlibat dalam dugaan kasus ini bersama Fernando. 

    “Dari hasil pemeriksaan, aksi ini ternyata sudah berlangsung sejak bulan Mei 2021 dimana HD (Huidiyanto, red), si Pemilik Gudang Jalan Riau ini lah yang mengajak FT (Fernando/Sales, red) untuk bekerja sama menjualkan barang-barang sembako dari UD JM kepada dirinya dengan harga murah dan membuat faktur barang fiktif dan akan dibayarkan secara bertahap kepada Fernando,” ungkap Sunarto saat Jumpa pers kasus ini beberapa waktu lalu. 

    Setelah disepakati kerja sama tersebut, kata Narto, Fernando memesan atau order barang-barang sembako kepada korban untuk diantarkan ke bebarapa toko yang berada di Kabupaten Siak dan Pelalawan. 

    Kemudian, Fernando menyuruh supir mengantarkan barang-barang sembako tersebut ke gudang milik Huidiyanto di Jalan Riau Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. 

    Setelah menerima barang-barang tersebut, Huidiyanto diduga menyuruh Fernando untuk membuat faktur penjualan fiktif agar tidak diketahui oleh korban bahwa barang sembako tersebut dijual kepadanya dengan harga murah. 

    Akhirnya, Polda Riau, Jumat (10/09/21) lalu, menangkap Huidiyanto. Sedangkan rekannya bernama Joni, berstatus sebagai saksi. "Barang itu dibagi dua dengan JN (Joni, red), saat ini JN masih terus kita dalami,” tutup Sunarto, Rabu 15 September 2021 lalu. (rls/fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Gugatan Prapid Pemilik Gudang Tersangka Penggelapan Barang Sembako, Di Menangkan Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting
    02 Perguruan SMI Binaan Kodim 0302 Inhu Siap Mengikuti Kejuaraan Bupati Pelalawan Open I
    03 Polres Siak, Tangkap Pelaku illegal Logging Di Kampung Sungai Tengah
    04 Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan, SMA Negeri 2 Dayun Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI ke-76
    05 Kapolda Instruksikan Segera Eksekusi Giat Tracing Pasien Klaster Covid-19 di Bengkalis
    06 Kapolsek Iptu Asril S.Sos. MH Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Kuantan Hilir Kuansing
    07 Operasi Zebra LK 2021, Satgas Polres Rohul Pasang Sejumlah Sepanduk Di Daerah Rawan Laka
    08 Miliki Sabu, Ucok Dijemput Polisi Ke Bukit Intan Makmur
    09 IPSI Pelalawan Persiapkan Diri Dalam Kegiatan Bupati pelalawan Open 1 Sekaligus Pelantikan Pengurus Desember Mendatang
    10 Rakor Percepatan Vaksinasi, Bupati Rohil: Peran Camat dan Penghulu Sangat Penting
    11 Foto Ungku Saliah Yang Banyak Dipajang di Rumah Makan Padang
    12 Kembali Lakukan Patroli Udara, Kapolda Dapati Aktivitas Illegal Logging di Kawasan Teluk Pulau
    13 Kapolres Dampingi Bupati H Sukiman, Deklarasi Damai Pilkades Serentak Gelombang Ke III Kabupaten Rohul Tahun 2021
    14 Di Operasi Zebra LK 2021, Jajaran Polsek Bonaidarussalam Bagikan Masker Gratis
    15 Hari Ini, BUpati Kasmarni Lantik PAW Kepala Desa Pedekik dan Sejangat
    16 Pemuda Pasar Dayun Bersama Ketua RT23 Kampung Dayun Lakukan Goro Perbaiki Jalan
    17 Lepas Kontingen PGRI ke Pelalawan, Bupati Yakin PGRI Rohil Harumkan Nama Daerah
    18 DPRD Dan Bupati Rohul Menyetujui RPJMD Tahun 2021-2026
    19 Pembangunan Infrastruktur Menjadi Prioritas Di RPJMD Kabupaten Rohil
    20 Sat Lantas Polres Siak Bersama Forum LLAJ Edukasi Para Pengendara Agar Taat Berlalu Lintas
    21 Besok, Bupati Kasmarni akan Lantik Kepala Desa Sejangat dan Pedekik
    22 Program PKTD Pulihkan Ekonomi Masyarakat Desa Pangkalan Jambi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI