Minggu, 16 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya | | Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang | | Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan | | Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024 | | Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector | | Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
 
Optimalkan Fungsi Pos Lintas Baras Negara.Ratusan Kilogram Beras-Minyak Goreng Malaysia Ngumpet di Jalur Tikus Kalimantan
Jumat, 05-04-2024 - 09:59:17 WIB
Badan Karantina Indonesia - Foto: Dok. Badan Karantina Indonesia

TERKAIT:
   
 

JAKARTA, DELIK RIAU - Tim patroli gabungan optimalisasi fungsi perkarantinaan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong menemukan ratusan kilogram beras dan minyak goreng di perlintasan tidak resmi alias jalur tikus perbatasan Indonesia-Malaysia pada Rabu (03/04/2024). Komoditas ditemukan pada dua lokasi yang berbeda di sekitar PLBN Entikong.
Awalnya, tim gabungan yang dipimpin Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat M Panggabean, menelusuri jalur tikus. Saat melewati perlintasan, sejumlah tumpukan plastik dan tas pun ditemukan. Barang itu terlihat baru ditinggalkan, setelah diperiksa, isi tas dan kantong plastik tersebut ternyata adalah beras dari Malaysia.

Saat melewati jalur pulang, tim kemudian kembali menemukan dua kardus berbungkus plastik hitam di dalam sebuah semak-semak. Saat dibuka, kardus tersebut berisi minyak goreng bertulis 'Minyak Masak'.

Melihat dua temuan tersebut, Sahat menilai bahwa komoditas itu sengaja ditinggalkan sebelum tim patroli melintas. Menurutnya, hal itu tidak bisa dibiarkan. Menurutnya ini adalah pertanda jalur tikus berpotensi menjadi pintu masuk bioterorisme yang mengancam.

"Aktivitas-aktivitas ini nih yang kita hindari, ini bisa jadi pintu masuk bioterorisme, sehingga itulah pentingnya kita bersinergi," ungkap Sahat dalam keterangan resmi, Kamis (04/04/2024).

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Barat, Amdali Adhitama, pun mengatakan bahwa jalur tikus di perbatasan darat Indonesia Malaysia menjadi permasalahan tersendiri. Sebab, potensi masuk dan tersebarnya hama penyakit melalui komoditas selundupan tersebut sangat besar.

Oleh sebab itu, ia menjelaskan bahwa pihaknya berupaya menggandeng semua unsur agar mengerti dan memahami tugas karantina serta turut mendukungnya.

"Komoditas tersebut nanti akan diproses sesuai Undang-Undang Karantina dan tentunya kita terus bersinergi agar hal-hal seperti ini dapat diantisipasi dihari mendatang," imbuhnya.

Adapun sebagai tambahan informasi, Baratin mencatat terdapat setidaknya terdapat 54 jalur tikus di wilayah Kalimantan Barat yang terbagi di Kabupaten Sambas, Bengkayang, dan Sanggau. Informasi ini diperoleh dari Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP RI.

(Sumber:Detikfinance.com)



 
Berita Lainnya :
  • Optimalkan Fungsi Pos Lintas Baras Negara.Ratusan Kilogram Beras-Minyak Goreng Malaysia Ngumpet di Jalur Tikus Kalimantan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya
    02 Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang
    03 Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan
    04 Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024
    05 Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector
    06 Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
    07 Pemkab Bengkalis Raih Peringkat Terbaik 1 Penghargaan Patriana Award 2023
    08 Jum'at Curhat Dimanfaatkan Warga Untuk Mencurahkan Aspirasi Dan Keluhan Di Masyarakat
    09 Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78
    10 Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78
    11 AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa
    12 Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
    13 Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto
    14 Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
    15 Diringkus Polisi ujung Batu, 2 Pengedar Sabu Tak Berkutik
    16 Direktur PJC Terus Berkomitmen Lahirkan Wartawan Profesional, Penyerahan Berkas Ke Kesbangpol
    17 Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti
    18 Kejuaraan Menembak Piala Dandim, Meningkatkan Keterampilan Dan Prestasi
    19 Penyerahan "SK" Dukungan Penuh DPP Partai PAN, Alfedri Bakal Calon Bupari Siak
    20 Hadiri Wisuda IQRA dan Khatam Al-Quran Santri MDTA dan TPQ KE-XV Se Kecamatan Tualang, Tahun Pelajaran 2023-2024
    21 Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Adhoc Bagi Panwaslu Kecamatan Se- Kabupaten Siak Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024, Bawaslu Siak Taja
    22 Gelar Ormas Expo 2024, Tema "Kreatif, Mandiri, Mengayomi",
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI