Minggu, 16 Juni 2024
Follow Us ON :
 
 
 
| Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya | | Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang | | Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan | | Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024 | | Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector | | Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
 
Mimpi Mengubah Nasib. Kisah Raja Rokok RI Mencapai Kejayaan
Sabtu, 30-03-2024 - 10:12:43 WIB
Foto: Infografis/ Mengenal Ong Hok Liong Pendiri Rokok Bentoel/ Edward Ricardo Sianturi
TERKAIT:
   
 

JAKARTA, DELIK RIAU - Bentoel menjadi salah satu dari tiga pemain utama industri rokok Indonesia di era 1970-an. Perusahaan berbasis Malang tersebut berdiri dengan nama PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel.

Untuk mencapai kejayaan, tentunya Bentoel melewati jalan panjang. Salah satu kuncinya digadang-gadang berasal dari mimpi sang pendiri.

Pendiri Bentoel, Ong Hok Liong, lahir di desa Karang Pacar, Bojonegoro, pada 12 Agustus 1893. Sejak era 1930-an, Ong Hok Liong bersama Tjoa Sioe Bian mendirikan pabrik rokok di Malang.

"Awalnya, perusahaan ini bernama Strootjes-Fabriek Ong Hok Liong. Kemudian nama itu diubah menjadi Hien An Kongsie," tulis Rudy Badil dalam Kretek Jawa: Gaya Hidup Lintas Budaya (2011:107).

Pabrik itu awalnya memproduksi rokok tjap Burung, tjap Klabang, dan Djeroek Manis. Baru pada 1954 perusahaan berubah nama menjadi PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel.

Bentoel tak ragu berpromosi. Dalam iklannya, tertulis: memang betul merokok tjap Bentoel. Transformasi nama menjadi Bentoel rupanya melalui proses yang unik.

Ini bermula ketika Ong Hok Liong tertidur di dekat makam dan bermimpi melihat ubi talas saat sedang berziarah. Setelah bangun, dia bertanya kepada juru kunci makam tentang mimpinya.

Juru makam berkata bahwa Ong Hok Liong dapat petunjuk dari Mbah Djugo agar mengganti nama pabriknya.

Ong Hok Liong memang seorang yang suka berziarah. George Quinn dalam Bandit Saints of Java (2019) menyebut pada 1954 Ong Hok Liong berziarah ke makam keramat Mbah Djugo di sekitar Gunung Kawi.

Kala itu merek rokok yang dibuatnya dirasa masih kurang laku. Pabriknya kemudian mengganti merek rokoknya juga. Nama yang dipilih adalah sebutan Jawa untuk ubi talas, yakni bentul, yang sebelum ada Ejaan Yang Disempurnakan (1973) masih sering ditulis sebagai 'bentoel'.

"Ketika dia (Ong Hok Liong) meninggal pada tahun 1967, dia adalah seorang multi jutawan dan Bentoel telah tumbuh menjadi rokok pribumi terbesar kedua di Indonesia," tulis George Quinn dalam Bandit Saints of Java (2019).

Anak-anak Ong Hok Liong lalu menggantikannya. Budhiwijaya Kusumanegara, anak sang pendiri menjadi Presiden Direktur Bentoel.

Namun, setelah 1980-an, PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel tidak mampu membayar pinjamannya ke BRI dan Bank Bumi Daya senilai US$ 170 juta. Utang Bentoel dengan kreditor asing bahkan kemudian menggelembung menjadi US$ 350 juta.

Akhirnya 70% saham keluarga Ong Hok Liong dilego. Hutomo Mandala Putra gagal membelinya. Kemudian Bentoel dipegang Peter Sondakh dan Rajawali Wira Bhakti Utama.

Pada tahun 1997, aset Bentoel diserahkan kepada perusahaan baru bernama PT Bentoel Prima dan PT Perusahaan Rokok Tjap Bentoel bubar.

Bentoel Prima pada tahun 2000 ganti nama menjadi PT Bentoel Internasional Investama Tbk. Belakangan saham perusahaan itu dipegang oleh British American Tobacco, sebagai pemegang saham 92,48% dan sisa saham lain dipegang oleh masyarakat.

(Sumber:cnbcindonesia.com)



 
Berita Lainnya :
  • Mimpi Mengubah Nasib. Kisah Raja Rokok RI Mencapai Kejayaan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Giat Lakukan Sosialisasi, Berantas Pungli Dan Berikan Efek Jera Kepada Pelakunya
    02 Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi Ditualang
    03 Dua Periode Alfedri - Husnie, Partai Perindo Siak Beri Dukungan
    04 Sekda Arfan Menghadiri Pembukaan Kejuaraan Menembak Piala Dandim Cup Tahun 2024
    05 Ditreskrimum Polda Sumsel Subdit III, Amankan 2 Deb Collector
    06 Suami Tusuk Perut Istri hingga Tewas di Kampar
    07 Pemkab Bengkalis Raih Peringkat Terbaik 1 Penghargaan Patriana Award 2023
    08 Jum'at Curhat Dimanfaatkan Warga Untuk Mencurahkan Aspirasi Dan Keluhan Di Masyarakat
    09 Polsek Tualang Gotong Royong di Tempat Rumah Ibadah, Menyambut HUT Bhayangkara Ke-78
    10 Bersama RSUD Kabupaten Siak Polres Siak Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis, Sambut Hari Bhayangkara Ke 78
    11 AKP Basuki Yuniarto pimpin Apel Personil Pengamanan Olimpiade Olahraga dan Festival Lomba Seni Siswa
    12 Keluarkan Limbah Busuk, Sebabkan Posyandu Mengungsi dan Tak Hiraukan Keluhan Warga, Penampung Cangkang Sawit Diduga Tanpa Izin dan Amdal
    13 Serahkan Langsung SK 2.578 PPPK ke Daerah, Pj Gubri SF Hariyanto
    14 Landasan Kebijakan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi, GDPK Jadikan Landasan
    15 Diringkus Polisi ujung Batu, 2 Pengedar Sabu Tak Berkutik
    16 Direktur PJC Terus Berkomitmen Lahirkan Wartawan Profesional, Penyerahan Berkas Ke Kesbangpol
    17 Gelar Apel Pencanangan dan Deklarasi Pembangunan Wilayah Bebas Dari Korupsi, Dipimpin Kapolres Kepulauan Meranti
    18 Kejuaraan Menembak Piala Dandim, Meningkatkan Keterampilan Dan Prestasi
    19 Penyerahan "SK" Dukungan Penuh DPP Partai PAN, Alfedri Bakal Calon Bupari Siak
    20 Hadiri Wisuda IQRA dan Khatam Al-Quran Santri MDTA dan TPQ KE-XV Se Kecamatan Tualang, Tahun Pelajaran 2023-2024
    21 Peningkatan Kapasitas Pengawas Pemilu Adhoc Bagi Panwaslu Kecamatan Se- Kabupaten Siak Untuk Pemilu Serentak Tahun 2024, Bawaslu Siak Taja
    22 Gelar Ormas Expo 2024, Tema "Kreatif, Mandiri, Mengayomi",
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI