Rabu, 19 Januari 2022
Follow Us ON :
 
 
 
| Bangun Ibu Kota Baru Butuh Rp 466 Triliun, Sri Mulyadi Beberkan Pendanaannya | | Yakin Utang Rp6.000 Triliun Lunas, Ini Sosok 'Orang Terkaya' Berharta Rp11.000 Triliun | | Dorong Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 Tahun, Polres Siak Gelar Vaksinasi Massal | | Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat | | Gabungan Brimob Dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi, Sasaran Pengguna Jalan Tak Pakai Masker Dan Belum Vaksin | | Terima Sertifikat CSFA dari BPK, Kapolri Ingin Personel Polisi Miliki Kemampuan Auditor
 
Kasus Cabul Dan Persetubuhan Anak, Kapolresta Pekanbaru : Proses Terus Berlanjut, Berkas Perkara Sudah Dikirim Ke Kejaksaan
Sabtu, 08-01-2022 - 19:15:32 WIB

TERKAIT:
 
  • Kasus Cabul Dan Persetubuhan Anak, Kapolresta Pekanbaru : Proses Terus Berlanjut, Berkas Perkara Sudah Dikirim Ke Kejaksaan
  •  

    PEKANBARU, DELIK RIAU - Para pihak antara korban dan pelaku yang terlibat dugaan pencabulan dan persetubuhan anak yang ditangani Penyidik Polresta Pekanbaru telah berdamai. Pelaku dijerat UU Perlindungan Anak dan terancam 5 tahun penjara.

    "Dalam kesempatan ini kami meluruskan bahwa memang telah terjadi perdamaian antara tersangka dan korban. Tapi kasus ini tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pria Budi di Mapolresta, Sabtu (8/1/2022).

    Kapoltesta Kombes Pria Budi menggelar konferensi pers didampingi Kabid Humas Kombes Sunarto, turut dihadiri kedua orang tua pelaku dan korban mengatakan kasus itu berjalan setelah dilaporkan korban, AS (15). Hasil pemeriksaan dan penetapan tersangka, pelaku dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 UU Perlindungan Anak.

    "Kasus ini tetap berjalan bahwa ini kasus pencabulan dan persetubuhan anak. Kan yang beredar soal pemerkosaan, tapi ini bahasa hukumnya adalah perkara cabul dan persetubuhan anak ya. Kita saat ini masih tunggu petunjuk jaksa, jika sudah dinyatakan lengkap segera kami kirimkan tersangka berikut barang buktinya," kata Pria Budi.

    Ayah pelaku, Jefri turut hadir pada konferensi pers membenarkan telah berdamai. Hanya saja, perdamaian dilakukan tanpa ada intervensi penyidik Polresta Pekanbaru.

    "Kami sudah ada kesepakatan damai. Di samping itu ini juga untuk kebaikan kami bersama, sejak awal bukan tak mau kita berdamai, tetapi memang putus kontak," katanya.

    Terkait uang perdamaian Rp 80 juta, Jefri tegas mengatakan tidak ada paksaan dan tawar menawar. Uang itu murni diberikan sesuai kemampuannya untuk biaya pendidikan korban.

    "Memang sudah ada jumpa sejak awal, ya yang jelas kita segitulah kemampuan kita. Perdamaian itu murni kami pihak keluarga, tidak ada kepolisian dalam perdamaian itu," katanya.

    Sebelumnya, kasus dugaan penyekapan dan persetubuhan menimpa siswi SMP di Pekanbaru, AS (15). Ia mengaku disekap dan disetubuhi pelaku AR (21).

    Setelah menerima laporan, polisi akhirnya menetapkan AR sebagai tersangka dan ditahan pada 3 Desember 2021. Enam belas hari setelah pelaku AR ditahan, kedua orang tua sepakat berdamai pada 19 Desember di salah satu kafe di Pekanbaru. (rls/fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Kasus Cabul Dan Persetubuhan Anak, Kapolresta Pekanbaru : Proses Terus Berlanjut, Berkas Perkara Sudah Dikirim Ke Kejaksaan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Yakin Utang Rp6.000 Triliun Lunas, Ini Sosok 'Orang Terkaya' Berharta Rp11.000 Triliun
    02 Terima Sertifikat CSFA dari BPK, Kapolri Ingin Personel Polisi Miliki Kemampuan Auditor
    03 Bangun Ibu Kota Baru Butuh Rp 466 Triliun, Sri Mulyadi Beberkan Pendanaannya
    04 Selamatkan Warga Yang Nekat Memanjat Tower SUTET, Kapolsek Tenayan Raya Teriakan Sayang Ayo Turun
    05 Wakil Ketua DPD KNPI Bengkalis Bidang Lingkungan Hidup Dukung Penuh Pemkab Cabut Izin PT SIPP
    06 Rakercab Awal Tahun , DPC Partai Gerindra Targetkan 12 Kursi Di Pileg 2024 Mendatang
    07 Kapolda Riau dan Danrem 031/Wira Bima Hadiri Bakti Sosial Donor Darah PWI Riau
    08 Kapolda Kunjungi PWI Riau : Saya Datang Karena Wartawan Adalah Pahlawan Saya
    09 Baru Hitungan Hari Mutasi, Kanit Reskrim Poksek Sabak Auh Ringkus Diduga Pengedar Narkoba
    10 Dorong Percepatan Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 Tahun, Polres Siak Gelar Vaksinasi Massal
    11 KNPI Kabupaten Bengkalis "Energy Of Harmony" Buka Suara Beri Saran dan Dukungan Terkait Portal Jalan Gajah Mada, Sebanga Duri
    12 H Sari Antoni SH Mendapatkan Gelar Kehormatan Datuk Rajo Pusako Nan Kuaso
    13 Gabungan Brimob Dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi, Sasaran Pengguna Jalan Tak Pakai Masker Dan Belum Vaksin
    14 Tinjau Pelabuhan Benoa, Kapolri Minta Proses Prokes Hingga Karantina PPLN Diperketat
    15 Bekerjasama Dengan Puskesmas, TNI dan POLRI, SDN 08 & 09 Kotogasib Gelar Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 Tahun
    16 Cara IPTU Suheri Sitorus, Membuat Anak-anak Bersemangat Ikut Vaksinisasi
    17 Lagi, Dua Lapas Dalam Sehari Gagalkan Penyelundupan Narkoba
    18 Bupati Kunjungi Vaksinasi Anak Di SD 002 Rambah
    19 SDN 011 Keranji Guguh Bekerjasama Dengan Pukesmas Kotogasib Gelar Vaksinasi Untuk Anak Usia 6 - 11 Tahun
    20 Heboh Video PNS Di Humbahas Joget Sambil Tenggak Miras
    21 Gebyar Hadiah Sulsel Kebut Vaksinasi, Petani Toraja yang Dapat Hadiah Mobil
    22 Bupati Berikan Beberapa Pesan Kepada ASN Dan Non ASN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI