Jum'at, 17 09 2021
Follow Us ON :
 
 
 
| Kapolres Aceh Tenggara Perintah Periksa Smartphone Personel, Jika Ada Aplikasi Judi Online, Proses | | Kalapas Kelaskan IIB Kukuhkan Kenaikan Pangkat 5 Orang Petugas Lapas Pasir Pengeraian | | Seluruh Pengurus PK KNPI Nyatakan Siap Laksanakan Muscam Oktober Mendatang | | Bupati Pelalawan Lantik Anggota BPBD Kabupaten Pelalawan di Pangkalan Kerinci | | Pelibatan Para Ahli dan Civil Siciety Dalam Penanggulangan Terorisme/Radikalisme dan Intoleransi di wilayah Kabupaten Siak | | Tokoh Masyarakat Kecamatan Koto Gasib Mendukung Polri Dalam Penanggulangan Terorisme/Radikalisme dan Intoleransi di Kabupaten Siak
 
9 Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis Berhasil Diamankan Polres Pelalawan
Minggu, 01-08-2021 - 18:47:15 WIB

TERKAIT:
 
  • 9 Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis Berhasil Diamankan Polres Pelalawan
  •  

    PELALAWAN, DELIK RIAU - Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK menggelar jumpa pers pengungkapan tindak pidana penganiayaan dan pembunuhan sadis diareal PT RAPP sektor Pelalawan TPK 17, Minggu (01/08/2021) di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan Riau.

    Korban merupakan suami – istri dituduh memiliki ilmu guna guna menerima perlakuan sadis dari rekannya buruh harian lepas (BHL) PT PENI yang tinggal di satu barak.

    Kapolres AKBP Indra Wijatmiko SIK didampingi Kasat Reskrim AKP NM Marbun SH dan Kasubag Humas Iptu Edy Harianto SH menghadirkan 9 orang terduga pelaku dan barang bukti di Aula Teluk Meranti Polres Pelalawan.

    ”Perkara Dugaan tindak pidana, Barang siapa yang dimuka umum melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat dan matinya orang. Diterapkan pasal 170 ayat 2 dan 3 KUHPidana, ancaman maksimal 12 tahun penjara,” ungkap Kapolres AKBP Indra Wijatmiko SIK.

    Lebih lanjut AKBP Indra Wijatmiko SIK menjelaskan telah terjadi tindak pidana pada Jumat 23 Juli 2021 dan Sabtu 24 Juli 2021. Diareal PT RAPP Sektor Pelalawan TPK 17 Line 39 Desa Petodaan, dengan korban suami – istri mengalami luka bakar.

    "Anugrah Daeli (35) sang suami lolos melepaskan diri dari penganiayaan dengan kondisi luka bakar sekujur tubuh dan masih mendapatkan perawatan di RS Selasih Kabupaten Pelalawan. Sementara Yulina Hia sang istri menerima perlakuan sadis dan meninggal dunia," jelas Kapolres Pelalawan.

    Sementara Kasat Reskrim Polres Pelalawan, AKP NM Marbun SH mengatakan ada sembilan tersangka berhasil diamankan di Polres Pelalawan diantaranya MH (35) Laki laki, JH (22) Laki laki, OWW (40) Laki laki, IL (34) Laki laki, BN (52) Laki laki, BH (36) Laki laki, JZ (45) Laki laki, SG (34) Perempuan dan WM (28) Perempuan.

    "Barang bukti (BB) yang disita batang kayu bulat 2 meter, 1 cangkul, 1 bilah parang, 1 batang potongan kayu 50 cm, potongan kayu bekas terbakar 4 potongan besi scraf, terpal pembungkus jasad korban, pakaian korban Yulina Hia," ujarnya.

    Selanjutnya Kasat Reskrim AKP NM Marbun SH menjekaskan kronologis kejadian, pada hari Jumat 23 Juli 2021 sore hari, para tersangka emosi. Menuduh kedua korban suami istri memiliki dan melakukan guna guna (ilmu hitam). Kepala rombongan kerja berinisial MH memerintahkan tersangka lainnya untuk mengikat kedua korban menggunakan tali nilon (tali jemuran).

    "Dengan posisi awal korban Anugrah Daeli diikat kaki dan tangan ke tiang yang ada di kamp barak. Sedang istrinya Yulina Hia korban meninggal dunia diikat di tempat tidur. Kedua korban dianiaya dengan menggunakan besi scraf yang sudah dipanaskan dan kayu yang dibakar agar ada bara apinya dan menempelkan, menyulit ke sekujur tubuh kedua korban sehingga kulitnya melepuh. Dan tindakan tersebut berlangsung hingga Sabtu 24 Juli 2021," jelasnya.

    Pada hari Minggu 25 Juli 2021 pagi hari diketahui korban Anugrah Daeli berhasil melepaskan diri dan lari menyelamatkan diri. Mengetahui korban Anugrah Daeli melarikan diri, para tersangka melakukan pencarian di sekitar kamp barak, namun tidak ditemukan. Kemudian Kepala rombongan tersangka MH memerintahkan tersangka lain agar mengikat korban Yulina Hia ke pohon Akasia yang jaraknya lebih kurang 300 meter dari kamp barak.

    "Sekitar 3 jam kemudian, korban Yulina Hia diketahui telah meninggal dunia. Sehingga tersangka MH memerintahkan untuk menguburkan jasadnya di hutan. Dan tersangka OWW, JZ, JH, IL membawa mayat korban dengan pompong ke hutan yang berjarak lebih kurang 1 km dari kamp barak," ungkapnya.

    Dari keterangan para tersangka, Tim Sat Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Pelalawan dipimpin AKP NM Marbun dan Ipda Esafati Daeli SH turun lapangan melakukan cek dan olah TKP serta mencari lokasi penguburan mayat korban Yulina Hia.

    Kasat NM Marbun menambahkan, bahwa korban Anugrah Daeli mengalami luka bakar sekujur tubuh masih menjalani perawatan di Rumah Sakit. Korban Yulina Hia korban meninggal dunia telah dilakukan otopsi oleh tim dokter forensik RS Bhayangkari Polda Riau, pada Sabtu 31 Juli 2021. Sembilan tersangka ditahan di Polres Pelalawan. (DR)



     
    Berita Lainnya :
  • 9 Orang Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis Berhasil Diamankan Polres Pelalawan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Pelalawan Lantik Anggota BPBD Kabupaten Pelalawan di Pangkalan Kerinci
    02 Kapolres Aceh Tenggara Perintah Periksa Smartphone Personel, Jika Ada Aplikasi Judi Online, Proses
    03 Seluruh Pengurus PK KNPI Nyatakan Siap Laksanakan Muscam Oktober Mendatang
    04 Kalapas Kelaskan IIB Kukuhkan Kenaikan Pangkat 5 Orang Petugas Lapas Pasir Pengeraian
    05 Opini WTP 10 Kali Berturut, Pemkab Siak Raih Penghargaan Menkeu
    06 Program Siak Hijau Tetap Berjalan, Meski Dalam Suasana Pendemi
    07 Usulkan Marhum Pekan Sebagai Pahlawan Nasional, Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah Kota Pekanbaru Belajar ke Siak
    08 Baru Terima SK, IPSI Pelalawan Kirim Tiga Atlit ke Tingkat Nasional
    09 Aturan Baru Presiden Jokowi: PNS Bolos 10 Hari Berturut-turut Bisa Dipecat
    10 Persiapan Pengamanan Aset Cagar Budaya di Kabupaten Siak, Sekda Arfan Usman : Semoga Dapat Dicegah Dan Diantisipasi
    11 Pantau Aktivitas di Sejumlah Titik Tertentu, Diskominfo Siak Pasang Kamera CCTV
    12 Catat, Besok Vaksinasi Massal Tahap Dua Digelar Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR
    13 Bupati Sukiman Dan Ketua TP PKK Rohul Meninjau Progress Persiapan Desa Kumain
    14 Bupati Rohul Dapat Kehormatan Mengikuti Secara Virtual
    15 Tim Gabungan Bekuk Kawanan Curas Yang Rampok Uang Rp 775 Juta di Mesin ATM di Rohul
    16 Belum Semua Sekolah di Siak Belajar Tatap Muka
    17 Bupati Afrizal Sintong Resmikan Gerai Oleh-oleh Khas Rohil
    18 Bupati Siak Alfedri Ikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri
    19 UPZ IMRA Salurkan Zakat Produktif Tahap III ke 25 Mustahiq
    20 Bupati dan Wabup Rohil Ikuti Pembekalan Kepemimpinan
    21 DPD KNPI Bengkalis Gelar Rapat Pleno Perdana
    22 Gandeng Semua Pihak Termasuk Kadin, Polda Riau Targetkan Herd Immunity Segera Tercapai
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI