Rabu, 01 Desember 2021
Follow Us ON :
 
 
 
| Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting | | Polres Siak, Tangkap Pelaku illegal Logging Di Kampung Sungai Tengah | | Perguruan SMI Binaan Kodim 0302 Inhu Siap Mengikuti Kejuaraan Bupati Pelalawan Open I | | Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan, SMA Negeri 2 Dayun Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI ke-76 | | Kapolda Instruksikan Segera Eksekusi Giat Tracing Pasien Klaster Covid-19 di Bengkalis | | Kapolsek Iptu Asril S.Sos. MH Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Kuantan Hilir Kuansing
 
Bertahun Menuai Kontroversi, Putri Mako Akhirnya Menikah Juga Dengan Warga Biasa
Selasa, 26-10-2021 - 07:04:50 WIB

TERKAIT:
 
  • Bertahun Menuai Kontroversi, Putri Mako Akhirnya Menikah Juga Dengan Warga Biasa
  •  

    DELIK RIAU - Setelah bertahun-tahun menuai kontroversi dan ditentang sebagian publik, keponakan Kaisar Jepang, Putri Mako, tetap menikahi kekasih hatinya yang merupakan warga biasa, Kei Komuro, hari ini, Selasa (26/10/2021).

    Tak seperti anggota keluarga kekaisaran Jepang lainnya, pernikahan Mako akan digelar sangat sederhana. Mereka bahkan tak akan menggelar upacara pernikahan, resepsi, dan ritual lainnya.

    Sebagaimana dilansir AFP, Mako bahkan tak akan menerima hadiah pernikahan berupa uang dari kekaisaran. Badan Pengurus Kekaisaran menyatakan bahwa uang yang ditolak itu mencapai 153 juta yen atau setara Rp19 miliar.

    Lebih dari semuanya, Putri Mako juga akan kehilangan gelar kekaisarannya setelah mendaftarkan pernikahannya dengan Komuro ke catatan sipil.

    Putri Mako juga harus meninggalkan keluarga kekaisaran ketika menikah dengan orang biasa. Takhtanya hanya bisa diserahkan ke anggota laki-laki dari keluarga kekaisaran.

    Namun, anak dari perempuan anggota keluarga kekaisaran yang menikah dengan orang biasa juga tak bisa mewarisi takhta tersebut.

    Belakangan, muncul wacana untuk mengubah aturan tersebut. Pada Juli, satu panel pemerintah Jepang merangkum berbagai catatan isu yang harus dibicarakan, termasuk usulan anggota perempuan kekaisaran dapat tetap menjadi bagian keluarga meski sudah menikah.

    Namun, perubahan itu dianggap akan sangat sulit tercapai karena banyak kubu konservatif yang amat menentang usulan-usulan tersebut.

    Putri Mako dan Komuro sendiri dilaporkan berencana pindah ke Amerika Serikat setelah menikah. Kisah mereka pun kerap disamakan dengan pasangan dari kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle.

    Hingga kini, belum diketahui Mako akan bekerja di AS atau tidak. Ia sendiri belajar seni dan warisan kebudayaan di Universitas Kristen Internasional di Tokyo, di mana ia bertemu dengan Komuro.

    Ia juga menghabiskan satu tahun di Universitas Edinburgh. Setelah itu, ia mengambil gelar master Studi Museum di Universitas Leicester, Inggris.

    Setelah menyelesaikan studinya, Mako bertunangan dengan Komuro pada 2017. Mereka sangat berseri saat mengumumkan pertunangan.

    Kumoro menyebut Mako "bulan" baginya. Sementara itu, Mako menganggap senyum Komuro bak matahari.

    Namun setelah itu, pasangan tersebut harus menghadapi berbagai omongan miring publik. Berbagai tabloid mulai menyoroti laporan bahwa keluarga Komuro sedang mengalami kesulitan finansial.

    Akibat kontroversi ini, Mako dilaporkan mengalami tekanan mental. Pasangan itu pun menunda pernikahan mereka.

    Pada 2018, Komuro pindah ke New York, AS, untuk melanjutkan studi hukumnya, langkah yang dianggap sebagai cara untuk menghindari perhatian publik. Ia baru kembali ke Negeri Sakura bulan lalu, menarik perhatian warga dengan rambutnya yang dikuncir. (**)

    Sumber: cnnindonesia.com



     
    Berita Lainnya :
  • Bertahun Menuai Kontroversi, Putri Mako Akhirnya Menikah Juga Dengan Warga Biasa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Lewat Program Bangga Kencana, DPPKBPPA Kuansing Lakukan Penurunan Angka Stunting
    02 Perguruan SMI Binaan Kodim 0302 Inhu Siap Mengikuti Kejuaraan Bupati Pelalawan Open I
    03 Polres Siak, Tangkap Pelaku illegal Logging Di Kampung Sungai Tengah
    04 Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan, SMA Negeri 2 Dayun Gelar Upacara Peringatan HUT PGRI ke-76
    05 Kapolda Instruksikan Segera Eksekusi Giat Tracing Pasien Klaster Covid-19 di Bengkalis
    06 Kapolsek Iptu Asril S.Sos. MH Jalin Silaturahmi Dengan Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Kuantan Hilir Kuansing
    07 Operasi Zebra LK 2021, Satgas Polres Rohul Pasang Sejumlah Sepanduk Di Daerah Rawan Laka
    08 Miliki Sabu, Ucok Dijemput Polisi Ke Bukit Intan Makmur
    09 IPSI Pelalawan Persiapkan Diri Dalam Kegiatan Bupati pelalawan Open 1 Sekaligus Pelantikan Pengurus Desember Mendatang
    10 Rakor Percepatan Vaksinasi, Bupati Rohil: Peran Camat dan Penghulu Sangat Penting
    11 Foto Ungku Saliah Yang Banyak Dipajang di Rumah Makan Padang
    12 Kembali Lakukan Patroli Udara, Kapolda Dapati Aktivitas Illegal Logging di Kawasan Teluk Pulau
    13 Kapolres Dampingi Bupati H Sukiman, Deklarasi Damai Pilkades Serentak Gelombang Ke III Kabupaten Rohul Tahun 2021
    14 Di Operasi Zebra LK 2021, Jajaran Polsek Bonaidarussalam Bagikan Masker Gratis
    15 Hari Ini, BUpati Kasmarni Lantik PAW Kepala Desa Pedekik dan Sejangat
    16 Pemuda Pasar Dayun Bersama Ketua RT23 Kampung Dayun Lakukan Goro Perbaiki Jalan
    17 Lepas Kontingen PGRI ke Pelalawan, Bupati Yakin PGRI Rohil Harumkan Nama Daerah
    18 DPRD Dan Bupati Rohul Menyetujui RPJMD Tahun 2021-2026
    19 Pembangunan Infrastruktur Menjadi Prioritas Di RPJMD Kabupaten Rohil
    20 Sat Lantas Polres Siak Bersama Forum LLAJ Edukasi Para Pengendara Agar Taat Berlalu Lintas
    21 Besok, Bupati Kasmarni akan Lantik Kepala Desa Sejangat dan Pedekik
    22 Program PKTD Pulihkan Ekonomi Masyarakat Desa Pangkalan Jambi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI