Kamis, 09-05-2019 - 11:27:38 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Iswandi, Refelanting Pohon Kelapa Sawit Satu Kelompok 50 Hektar | | Tim Safari Ramadhan Pemda Kabupaten Rokan Hulu Di Masjid Al Falah Desa Kembang Damai | | Jabat Sekjen LKTL, Alfedri Apresiasi Langkah Kabupaten Sintang Promosikan Kuliner Khas Daerah | | PT IKPP Gelar Buka Puasa Bersama Pemkab Siak dan Masyarakat Sekitar | | Kejari Rohil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media | | Peringatan Nuzul Al Quran 1440 H di Siak Di Hadiri Gubernur Riau
 
Din Syamsuddin Sebut Banyaknya KPPS Meninggal adalah Kejadian Luar Biasa
Kamis, 09-05-2019 - 11:27:38 WIB
Aksi untuk menghormati 225 penyelenggara Pemilu 2019 yang gugur, di Bundaran HI,  jakarta, (28/4). Ft:kumparan

TERKAIT:
 
  • Din Syamsuddin Sebut Banyaknya KPPS Meninggal adalah Kejadian Luar Biasa
  •  


    JAKARTA,DELIKRIAU - Sejumlah tokoh lintas agama dan profesi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP 2019), prihatin dengan banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia maupun sakit. Mereka menuntut agar dilakukan investigasi serius dan transparan untuk menyelidiki kejadian tersebut. 

    Beberapa tokoh seperti Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin, Pengamat Hukum Pidana Universitas Indonesia Teuku Nasrullah, Psikolog Forensik Reza Indragiri, hingga mantan pimpinan KPK Busyro Muqoddas menjadi unsur pendukung dari AMP-TKP 2019. 

    Din yang juga menjadi salah satu tokoh pendukung mengungkapkan, tragedi kemanusiaan ini semestinya sudah dianggap sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), dan harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan penyelenggara pemilu. 

    "Kematian KPPS, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan polisi adalah Kejadian Luar Biasa (KLB). Kejadian Luar Biasa ini telah menimbulkan citra buruk Indonesia di mata internasional dan menciderai pelaksanaan Pemilu 2019 yang berdasarkan asas langsung, bebas, rahasia, adil, jujur, transparan, dan akuntabel. Lemahnya tindakan pencegahan dan penanganan telah menyebabkan korban berjatuhan secara beruntun, masif, dan tragis," ungkap Din dalam keterangan tertulis, Kamis (9/5). 

    Ia melihat tak arif jika pemerintah, KPU, dan Bawaslu menyikapi tragedi ini sebagai kejadian biasa saja. "Suatu sikap yang bernada mengabaikan dan kurang menunjukkan sikap bertanggung jawab," ucapnya. 

    Pihaknya menilai masyarakat perlu diberikan penjelasan terkait penyebab banyaknya petugas KPPS yang meninggal maupun sakit selama pelaksanaan Pemilu 2019. 

    Hal itu dilakukan untuk menghindari berkembangnya prasangka yang tak perlu dan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di pemilu yang akan datang. 

    Mereka juga meminta dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk menyelidiki banyaknya petugas KPPS yang meninggal. 

    "Kami menuntut penyelenggara negara untuk hadir memberikan respons positif yang nyata terhadap kejadian luar biasa atau tragedi kemanusiaan tersebut melalui Tim Pencari Fakta, yang dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat madani," tutur dia. 

    Selain itu, mereka juga meminta Komnas HAM untuk ikut turun tangan untuk melakukan penyelidikan atas kemungkinan telah terjadi pelanggaran. Din dan rekan-rekannya mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dengan tragedi kemanusiaan ini agar diusut dengan setuntas-tuntasnya.(*)



     
    Berita Lainnya :
  • Din Syamsuddin Sebut Banyaknya KPPS Meninggal adalah Kejadian Luar Biasa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 PT IKPP Gelar Buka Puasa Bersama Pemkab Siak dan Masyarakat Sekitar
    02 Iswandi, Refelanting Pohon Kelapa Sawit Satu Kelompok 50 Hektar
    03 Tim Safari Ramadhan Pemda Kabupaten Rokan Hulu Di Masjid Al Falah Desa Kembang Damai
    04 Jabat Sekjen LKTL, Alfedri Apresiasi Langkah Kabupaten Sintang Promosikan Kuliner Khas Daerah
    05 Peringatan Nuzul Al Quran 1440 H di Siak Di Hadiri Gubernur Riau
    06 Kejari Rohil Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Awak Media
    07 Tepian Sungai Jantan Siak Masuk 7 Nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019
    08 Dra Hj Rasidah Alfedri Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Siak
    09 Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Siak Dilantik, Ini Pesan Alfedri
    10 Bupati Siak Tandatangani Komitmen Bersama, Terkait Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Ringankan Beban Mustahik, Pemkab Siak Luncurkan ATM Beras di Sabak Auh
    12 Sekda Siak, Ajak Pimpinan Perusahaan Berkontribusi Terhadap Pembangunan Daerah
    13 Bupati Siak Alfedri Apresiasi Kinerja dan Inovasi Pemerintah Kecamatan Sabak Auh
    14 Sekda Siak Sebut, Bapekam Mesti Paham Tupoksi
    15 Alfedri Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas 2019, Penuh Hikmat
    16 Di Dumai, BNN Berhasil Gagalkan 50kg Sabu dan 23ribu Butir Ekstasi
    17 Tim Disperindag Sidak Pasar Tuah Serumpun, Harga Pokok Masih Relatif Stabil
    18 TP PKK Siak Serahkan Paket Sembako Untuk Dhuafa di Tiga Kecamatan
    19 Pemkab Rohil Laksanakan Safari Ramadhan Pertama Di Mesjid An-Nur Kecamatan Sinaboi
    20 Kronologis Bentroknya Pemuda Kecamatan Rumbai Pesisir Memakan Korban
    21 Pemkab Siak Raih Laporan Hasil Keuangan Predikat WTP Kedelapan
    22 Sekretaris Daerah Kab Siak T.Said Hamzah Sambut Kedatangan Rombongan Anggota DPR RI Komisi III
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI