Selasa, 28-05-2019 - 22:22:17 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Bupati Alfedri Luncurkan Channel Youtube Disdikbud Siak Bedelau | | Bupati Alfedri Tetap Himbau Warga Shalat Ied di Rumah Saja | | Terkait PHK Sepihak, PT 148 Diduga Tidak Mengubris Anjuran Mediator Disnaker Pelalawan | | Penggunaan Tongkat Modifikasi, Polsek Tualang Gelar Pelatihan | | Kuasa Hukum Koperasi BBDM Minta Polres Bengkalis Tindaklanjuti Laporan Kliennya | | Pasca PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal
 
Menghilang saat Dipanggil Sidang, Pelaku Pencoblosan 20 Surat Suara Divonis 4 Bulan Penjara
Selasa, 28-05-2019 - 22:22:17 WIB

TERKAIT:
 
  • Menghilang saat Dipanggil Sidang, Pelaku Pencoblosan 20 Surat Suara Divonis 4 Bulan Penjara
  •  

    KAMPAR, DELIKRIAU - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bangkinang menjatuhkan vonis pidana penjara 4 bulan dan denda Rp 10 juta, subsidair 1 bulan kurungan kepada Magribi, terdakwa kasus pencoblosan 20 kertas surat suara pemilu presiden untuk pasangan calon 02 di TPS 004, Desa Sipungguk, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.

    Putusan ini dibacakan Ketua Majelis Hakim Meni Warlia, SH,MH didampingi anggota Majelis Nurafriani Putri,SH,MH dan Ira Rosalin,SH,MH pada Selasa (28/5/2019) malam pukul 19.15 WIB di ruang Cakra PN Bangkinang.

    Sidang putusan tersebut tanpa dihadiri oleh terdakwa Magribi bin Ahmad yang menghilang ketika dipanggil sidang.

    Kasus ini juga menyeret salah seorang petugas KPPS Di TPS 004 Nurkholis. Selang beberapa saat setelah pembacaan vonis untuk Magribi, majelis hakim yang sama juga memvonis Nurkholis. Nurkholis divonis pidana penjara 2 bulan dan pidana denda Rp 10 juta, subsidair 1 bulan kurungan, barang bukti dan biaya perkara comform.

    Sama dengan Maghribi, Sidang putusan juga tanpa dihadiri oleh terdakwa Nurkholis Bin Muhammad Nasir.

    Sebelumnya pada Sidang Tuntutan Perkara Tindak Pidana Pemilu No 250/Pid.Sus/2019/PN Bkn atas Nama Magribi Bin Ahmad, Selasa (28/5/2019), Jaksa Penuntut Umum Dedi Iwan Budiono,SH yang diwakili Eka dengan tuntutan menyatakan terdakwa Magribi bin Ahmad bersalah melakukan tindak pidana pemilu sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam dakwaan pasal 516 UU No 07 Tahun 2017 tentang pemilihan umum, menjatuhkan pidana secara in absentia terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp 10 juta subsidair 2 bulan kurangan dengan perintah terdakwa ditahan, menyatakan barang bukti dikembalikan kepada yang berhak melalui saksi Hermansyah,S.Ag, menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5 ribu. 

    Sementara pada Sidang Tuntutan Perkara Tindak Pidana Pemilu No 251/Pid.Sus/2019/PN Bkn untuk Nurkholis Bin Muhammad Nasir Selasa (28/5/2019) Jaksa Penuntut Umum Dedi Iwan Budiono,SH yang diwakili Eka dengan tuntutan menyatakan terdakwa Nurkholis Bin Muhammad Nasir bersalah melakukan tindak pidana pemilu sebagaimana yang diatur dan diancam pidana dalam dakwaan pasal 516 UU No 07 Tahun 2017 Jo Pasal 56 ke-2 KUH Pidana tentang pemilihan umum, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa berupa pidana penjara selama 3 bulan dan pidana denda sebesar Rp 10 juta subsidair 2 bulan kurangan dengan perintah terdakwa ditahan, menyatakan barang bukti dipergunakan dalam perkara lain atas nama terdakwa Magribi bin Ahmad, menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 5 ribu. 

    Kasus ini terungkap saat hari H pencoblosan 17 Mei 2019 lalu. Temuan Bawaslu Kabupaten Kampar dengan Nomor Registrasi: 003/TM/PP/Kab.Kampar/04.06/IV/2019 tertanggal 17 April 2019 tentang memberikan suaranya lebih dari satu kali pada satu TPS atau lebih di TPS 004 Desa Sipungguk Kecamatan Salo Kabupaten Kampar sebagaimana terdapat dalam pasal 516 Undang-undang no. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan penemu Hermansyah yang merupakan Ketua Panwaslu Kecamatan Salo dan pelaku Magribi.

    Ketua Bawaslu Kampar, Syawir Abdullah menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di TPS, kejadian kecurangan yang termasuk dalam tindak pidana ini bermula dari pelaku menyerahkan formulir C6 kepada petugas KPPS setempat.

    "Saat hendak meminta surat suara petugas KPPS membiarkan pelaku dan menyuruhnya mengambil surat suara sendiri di tumpukan surat suara. Tak disangka pelaku langsung mengambil 20 lembar surat suara pemilihan presiden dari tumpukan dan langsung masuk ke bilik pencoblosan," jelas Syawir.

    Lebih lanjut Syawir mengatakan bahwa usai mencoblos pelaku menuju ke kotak suara untuk memasukkan.

    "Naas bagi pelaku, pengawas di TPS melihat gerak gerik pelaku dan melihat surat suara ditangan pelaku banyak sekali. Dari situlah pelaku ketahuan mencoblos 20 surat suara," terangnya. (rilis)



     
    Berita Lainnya :
  • Menghilang saat Dipanggil Sidang, Pelaku Pencoblosan 20 Surat Suara Divonis 4 Bulan Penjara
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terkait PHK Sepihak, PT 148 Diduga Tidak Mengubris Anjuran Mediator Disnaker Pelalawan
    02 Penggunaan Tongkat Modifikasi, Polsek Tualang Gelar Pelatihan
    03 Kuasa Hukum Koperasi BBDM Minta Polres Bengkalis Tindaklanjuti Laporan Kliennya
    04 Remaja Mesjid BKPRMI Pelalawan Memberikan Bantuan Terhadap Para Korban Kebakaran
    05 Saat Pandemi, Diduga Klinik Sundari di Meranti Tak Pernah Merawat Pasien Covid 19
    06 9 Unit Rumah Ludes Dilalap Api Di Pangkalan Kerinci
    07 Kabar gembira, Satu lagi Warga Kabupaten Siak Positif Covid-19 Telah Dinyatakan Sembuh
    08 Menuju Even Porprov, KONI Gelar Rapat Koordinasi Perdana Tahun 2020
    09 Investor Sambut Baik Rencana Balon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis AMAN Kembangkan Sektor Maritim
    10 Ketua Komisi II DPRD Siak Kecewa Terhadap PT DSI
    11 Pemerintah Kecamatan Tualang Gelar Rapat sosialisasi New Normal Percepatan Penanganan Covid-19
    12 Pasca PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal
    13 Satu Santri Klaster Magetan Positif Covid-19 Telah Dinyatakan Sembuh
    14 Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi Berikan Bantuan ke Masyarakat
    15 Kades Herman Ucap Terima Kasih, PT SAR Serahkan Bantuan Mobiler Untuk SDN 005 Desa Kiyap Jaya
    16 PSBB Siak Sesuai Harapan, Bupati Siak Berlakukan New Normal
    17 Kapolres Pelalawan Serahkan Bantuan 10 Ton Beras
    18 PAN Siak Lakukan Video Conference Dengan DPP PAN se Sumatra dan Jawa
    19 Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD Siak
    20 Pemerintah Desa Pakning Asal Salurkan Bantuan BLT DD Kepada 157 Orang Warganya
    21 Polsek Tualang Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Uang Tunai Dalam Kotak Infaq Di Mesjid Raudhah
    22 Kasus Covid-19 Di Kabupaten Siak Menurun
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI