Selasa, 03-12-2019 - 13:39:31 WIB
Follow Us ON :
 
 
| PT BDP Rencanakan Pembuatan Tug Boat Sebanyak Dua Unit | | Jalan Di Desa Bandar Jaya Masuk Usulan Pembangunan | | Bupati Kampar Sidak Pelayanan Kependudukan Di Diskdukcapil | | Antuasias Pecinta RX-King Senusantara Menghadiri Acara Anniversary Satu Dekade KRC-Riau | | Anggota DPRD Siak Menilai Pembatalan Oleh Timwas Pilkampung Itu Cacat Hukum | | Kades Gagal Dilantik, Komisi 1 DPRD Siak Gelar Hearing Bersama DPMK, Kabag Hukum dan Camat
 
Tengku Syarifah Nadira : Saya datang menunggu janji Pemda Siak
Mulai malam Kemaren , Keluarga Sultan Syarif Kasim Sudah Tidur Di Istana Siak
Selasa, 03-12-2019 - 13:39:31 WIB

TERKAIT:
 
  • Mulai malam Kemaren , Keluarga Sultan Syarif Kasim Sudah Tidur Di Istana Siak
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Tengku Syarifah Nadira (62), pewaris kesultanan Siak kembali datang ke Istana Siak, Senin (2/12/2019) malam. Nadira hadir bersama anak anak dan sepupunya.

    Sejak Senin sore hingga malam, Nadira dan keluarganya duduk di dalam istana. Kunci pintu istana dan istana peraduan/limas sudah dipegangnya. Ia berencana bermalam di dalam istana bernama Asserayah Alhasyimiyah itu.

    "Sebelum Bupati Siak datang menjumpai saya, saya tidak mau beranjak. Sebab, saya datang menunggu janji Pemda Siak," kata Nadira kepada Awak media, Selasa (03/12/2019) di kabupaten Siak, Riau.

    Nadira dan keluarga duduk di pintu masuk Istana tersebut. Pintu masuk juga dibuka. Para panjaga istana juga masih berada di istana tersebut.

    "Saya sedih juga melihat para penjaga istana ini, karena mereka harus berada di sini selama kami juga di sini. Saya tak mungkin marah sama mereka sebab mereka bukanlah pengambil keputusan," kata Nadira. 

    Nadira mengaku memegang surat wasiat dari Sultan Syarif Hasyim. Dalam surat wasiat itu, kata dia, dikatakan Sultan Syarif Hasyim istana dan seisinya diserahkan kepada anak cucu dan cicitnya.

    "Sekarang tiba-tiba bupati mengatakan istana diserahkan kepada negara. Mana buktinya, coba hadapkan kepada kami," kata dia.

    Lebih lanjut menurut Nadira, ia dan keluarganya berada pada posisi yang benar dan Pemda berada pada posisi yang salah. Karena itulah, kata Nadira, pihak Pemda tidak bernai menemuinya di Istana Siak.

    "Mereka menjanjikan ada pertemuan, sampai sekarang tidak ada. Berarti Pemda kan bohong aja sama kami," kata dia.

    Tengku Syarifah Nadira juga didampingi anak perempuannya Tengku Syarifah Delima (27). Menurut dia, kakaknya Tengku Syarifah Isra Mulyana  yang berjualan di Istana Panjang, yang berada di belakang istana Siak diusir Pemda Siak pada 2017 lalu. 

    "Alasan renovasi. Setelah itu kakak kami tidak dibenarkan lagi menjual pernak-pernik di sana," kata Delima.

    Sedangkan kakak kandung dari Tengku Syarifah Nadira, yakni Tengku Syarifah Zubaidah (73)  yang tinggal di Kulim, Pekanbaru menderita sakit.

    "Beliau sakit-sakitan karena menunggu keputusan tentang istana ini," kata Delima.

    Menurut Delima, ia ikut membantu orangtuanya memperjuangkan hak keluarganya tersebut. Alasannya, Pemda Siak tidak pernah berani untuk menuntaskan persoalan tentang istana itu.

    "Untuk apa kami memperjuangkan sampai saat ini jika kami tidak pada posisi yang benar.  Kami sampai sekarang tidak bisa lihat orangtua berjuang sendiri. Pasti dia capek, kadang dia sakit gara-gara ini. Jangan sampai gara-gara Pemda Siak ini yang bertele-tele mak kami sakit. Jangan sampai kami anak-anaknya ini mencari orang Pemda itu nanti," kata dia. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Mulai malam Kemaren , Keluarga Sultan Syarif Kasim Sudah Tidur Di Istana Siak
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 PT BDP Rencanakan Pembuatan Tug Boat Sebanyak Dua Unit
    02 Jalan Di Desa Bandar Jaya Masuk Usulan Pembangunan
    03 Bupati Kampar Sidak Pelayanan Kependudukan Di Diskdukcapil
    04 Anggota DPRD Siak Menilai Pembatalan Oleh Timwas Pilkampung Itu Cacat Hukum
    05 Kades Gagal Dilantik, Komisi 1 DPRD Siak Gelar Hearing Bersama DPMK, Kabag Hukum dan Camat
    06 Bupati Amril Mukminin Dan Kasmarni Ditabalkan Menjadi Datuk Seri Setia Amanah Junjungan Negeri
    07 Mantan Kades Bukit Batu Resmi Ditahan Kejari Bengkalis
    08 LSM Penjara Minta Kejari Usut Penggunaan dan Peruntukan Dana KONI Bengkalis 2019
    09 Masyarakat Rupat Menyambut Antusias Nur Azmi Hashim Balon Wakil Bupati Favorit dari Kalangan Politis
    10 Antuasias Pecinta RX-King Senusantara Menghadiri Acara Anniversary Satu Dekade KRC-Riau
    11 BAZNAS Kab Bengkalis Umumkan Kelulusan Peserta Da'i Pesisir
    12 Anggota DPR RI Drs.H.Achmad, M.Si Hadiri Resepsi Pernikahan Yudi/Suci
    13 Polsek Tapung Hulu Kembali Ciduk 2 Orang Diduga Pengedar Shabu di 2 Lokasi Berbeda Kabupaten Rohul
    14 Diskominfotik Dan BKPP Gelar Rapat Rencana Penerapan SKP Daring Tahun 2020
    15 Bupati Catur Sugeng Tekankan Program Sesuai Misi dan Visi Bupati Kampar
    16 Anak Usia 9 Tahun, Disetubuhi Ayah Kandung Hingga 3 Kali
    17 Peduli Kesehatan Balita dan Ibu Hamil, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Posyandu di Perbatasan
    18 Pemerintah Kecamatan Gelar Sertijab Camat Bukit Batu
    19 Satu Perempuan Diantara Tiga Pelaku Jaringan Narkoba di Perawang Diringkus Polisi
    20 Sembilan Orang Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi Da'i Pesisir Baznas Bengkalis
    21 2 Tersangka TP Tepikor UED SP Bukit Batu Resmi Di Tahan Kejari Bengkalis
    22 KONI Bersama Bupati Bengkalis, Membahas Persiapan PORKAB
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI