Selasa, 28-05-2019 - 17:22:45 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Bupati Alfedri Luncurkan Channel Youtube Disdikbud Siak Bedelau | | Bupati Alfedri Tetap Himbau Warga Shalat Ied di Rumah Saja | | Terkait PHK Sepihak, PT 148 Diduga Tidak Mengubris Anjuran Mediator Disnaker Pelalawan | | Penggunaan Tongkat Modifikasi, Polsek Tualang Gelar Pelatihan | | Kuasa Hukum Koperasi BBDM Minta Polres Bengkalis Tindaklanjuti Laporan Kliennya | | Pasca PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal
 
Mencoblos 2 Kali di Pemilu , 2 Warga Kandis Siak Dipidana Penjara 10 Hari
Selasa, 28-05-2019 - 17:22:45 WIB

TERKAIT:
 
  • Mencoblos 2 Kali di Pemilu , 2 Warga Kandis Siak Dipidana Penjara 10 Hari
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Terkait 2 (Dua) orang warga kampung Kandis, kecamatan Kandis kabupaten Siak divonis Penjara 10 Hari oleh Pengadilan Negeri Siak, Selasa (28/5/2019).

    2 (Dua) orang warga dengan inisial RR dan LN adalah warga kelurahan Kandis, Kecamatan Kandis yang telah melakukan 2 kali pencoblosan di 2 TPS yang berbeda.

    Mereka mendapatkan formulir C6 pada TPS 10 dan TPS 12 di Kelurahan Kandis sebelum tanggal 17 April 2019 silam.

    Permasalahan ini diketahui Bawaslu Kabupaten Siak setelah mendapatkan informasi dari salah seorang warga yang melaporkan masalah tetsebut kepada pengawas TPS.

    Koordinator Divisi Penindakkan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Siak, Ahmad Dardiri, SE mengatakan sekitar Pukul 09.00 Wib tanggal 17 April lalu, Kedua tersangka melakukan pencoblosan surat suara pada TPS 12 dan kemudian pada pukul 10.00 Wib mereka mencoblos di TPS 10 dengan nama yang berbeda dengan membawa formulir C6.

    "Kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat, hingga kami melakukan penelusuran dengan mengundang Ketua KPPS serta Pengawas TPS di dua TPS tersebut untuk mendapatkan keterangan serta bukti-bukti yang lebih kuat," ungkap Ahmad.

    Senin 22 April 2019, Bawaslu Kabupaten Siak meregister kasus tersebut menjadi temuan. Pada hari yang sama Bawaslu Kabupaten Siak, bersama Kepolisian dan Kejaksaan Kabupaten Siak yang tergabung dalam Sentra Gakumdu  melakukan Pembahasan SG1.

    Berdasarkan hasil SG1, Sentra Gakumdu menyatakan perlu melakukan klarifikasi kepada warga yang melapor, Ketua dan anggota KPPS dan Pengawas TPS dari TPS 10 dan TPS 12.

    Bawaslu Siak didampingi oleh 3 Orang penyidik dari Sentra Gakumdu meminta keterangan kepada 2 tersangka RR dan LN pada SG2 tanggal 27 April 2019.

    Hasil dari SG2 tersebut, Bawaslu Kabupaten Siak bersama Sentra Gakkumdu melakukan pembahasan untuk menentukan kelanjutan permasalahan tersebut.

    Dan sekitar tanggal 9 Mei 2019, masalah tersebut dilimpahkan kepihak Polres Dayun Siak dengan menyerahkan bukti-bukti yang telah terkumpul.

    11 (Sebelas) hari pasca pelimpahan berkas, tepatnya tanggal 20 Mei 2019 Penyidik melimpahkan perkara ke pihak Kejaksaan Siak untuk melakukan P21 dan menyerahkan ke pihak pengadilan pada tanggal 24 Mei 2019 untuk dilakukan persidangan di pengadilan.

    Sekitar pukul 11.00 Wib bertempat di Pengadilan Negeri Siak, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Siak Sri Indrapura Sidang putusan diselenggarakan.

    Rozza El Afrina, SH., Kn., MH selaku Ketua majelis sidang Putusan bersama 2 anggota majelis lainnya Risca Fajarwaty, SH., MH dan Hj. Yuanita Tarid, SH.,  MH memvonis 2 tersangka dengan hukuman pidana penjara 10 Hari denda 1 juta rupiah dengan Subsider 3 hari kurungan.

    "Berdasarkan pasal 516 UU 7 tahun 2017 yg berbunyi : Setiap orang yang dengan sengaja pada waktu pemungutan suara memberikan suara lebih dari satu kali di satu TPS/TPSLN atau lebih, akan dipidana penjara paling lama 18 bulan dan denda paling banyak Rp. 18.000.000," tutur Dardiri Kordiv Penindakkan Pelanggara Bawaslu Kabupaten Siak.

    Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan  saat dikonfirmasi mengatakan bahwa Ia mengapresiasi putusan majelis yang menurutnya sudah berlaku adil.

    "Saya mengapresiasi putusan Majelis persidangan yang telah memberikan vonis adil dan bijaksana dalam perkara ini," ujar Rusidi singkat kapada delikriau.com. (rilis)



     
    Berita Lainnya :
  • Mencoblos 2 Kali di Pemilu , 2 Warga Kandis Siak Dipidana Penjara 10 Hari
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Terkait PHK Sepihak, PT 148 Diduga Tidak Mengubris Anjuran Mediator Disnaker Pelalawan
    02 Penggunaan Tongkat Modifikasi, Polsek Tualang Gelar Pelatihan
    03 Kuasa Hukum Koperasi BBDM Minta Polres Bengkalis Tindaklanjuti Laporan Kliennya
    04 Remaja Mesjid BKPRMI Pelalawan Memberikan Bantuan Terhadap Para Korban Kebakaran
    05 Saat Pandemi, Diduga Klinik Sundari di Meranti Tak Pernah Merawat Pasien Covid 19
    06 9 Unit Rumah Ludes Dilalap Api Di Pangkalan Kerinci
    07 Kabar gembira, Satu lagi Warga Kabupaten Siak Positif Covid-19 Telah Dinyatakan Sembuh
    08 Menuju Even Porprov, KONI Gelar Rapat Koordinasi Perdana Tahun 2020
    09 Investor Sambut Baik Rencana Balon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis AMAN Kembangkan Sektor Maritim
    10 Ketua Komisi II DPRD Siak Kecewa Terhadap PT DSI
    11 Pemerintah Kecamatan Tualang Gelar Rapat sosialisasi New Normal Percepatan Penanganan Covid-19
    12 Pasca PSBB, Pemkab Siak Bersiap Terapkan New Normal
    13 Satu Santri Klaster Magetan Positif Covid-19 Telah Dinyatakan Sembuh
    14 Ketua DPRD Pelalawan Adi Sukemi Berikan Bantuan ke Masyarakat
    15 Kades Herman Ucap Terima Kasih, PT SAR Serahkan Bantuan Mobiler Untuk SDN 005 Desa Kiyap Jaya
    16 PSBB Siak Sesuai Harapan, Bupati Siak Berlakukan New Normal
    17 Kapolres Pelalawan Serahkan Bantuan 10 Ton Beras
    18 PAN Siak Lakukan Video Conference Dengan DPP PAN se Sumatra dan Jawa
    19 Bupati Alfedri Apresiasi Dukungan Pansus DPRD Siak
    20 Pemerintah Desa Pakning Asal Salurkan Bantuan BLT DD Kepada 157 Orang Warganya
    21 Polsek Tualang Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Uang Tunai Dalam Kotak Infaq Di Mesjid Raudhah
    22 Kasus Covid-19 Di Kabupaten Siak Menurun
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI