Minggu, 16-09-2018 - 20:53:05 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Berlangsung Semarak, Bupati Siak Alfedri Lepas Pawai Taaruf MTQ di Sungai Apit | | Bupati Siak Alfedri Resmikan Gedung Baru MA Pondok Pasantren Bahrul Ulum | | DPRD Meranti Turun Langsung ke Lapangan Melihat Progres Pembangunan Kepulauan Meranti | | Wabup Meranti Buka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2019 | | Yama Utama Terpilih Ketua Karang Taruna Desa Ngaso | | Ketua DPRD Siak, Koperasi BUTU Agar Trsnsparan Dalam Mengelola Kayu Akasia Diatas Lahan TORA
 
Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
Minggu, 16-09-2018 - 20:53:05 WIB
Hilustrasi
TERKAIT:
 
  • Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
  •  

    SIAK, DELIKRIAU - Warga Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun dengan adanya Warung Remang-remang (WaRem) alias Cafe yang tak jauh dari pemukiman warga dan jalan lintas, pasalnya pemilik warung tidak menyediakan makanan dan minuman yang layaknya warung biasa namun keberadaan warung remang-remang tersebut diduga sebagai lokasi Prostitusi terselubung serta menyediakan Miras. 

    Warga Banjar Seminai yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan bahwa ia sejujurnya resah dengan adanya warung remang-remang tersebut, akan tetapi ia juga tak ingin usil dengan apa yang dilakukan oleh usaha orang lain tersebut. Tetapi ia sesekali juga kesal mendengarkan bisingnya kendaraan-kendaraan pengunjung warem yang lewat sehingga memgganggu kenyamanan istirahatnya.

    "Saya sejujurnya merasa resah juga, Mas. Dengan keberadaan warung remang-remang itu, tetapi saya pribadi orangnya gak mau usil dengan apa yang dilakukan dan usaha orang lain. Karena prinsipnya selagi itu tidak keterlaluan dan warga yang lain pun hanya bisanya diam saja, dan saya setuju apabila pihak pemerintah Kampung yang bertindak dan menegur langsung mengenai masalah ini, tetapi jangan ditulis nama saya ya Mas," ungkap warga yang tidak ingin namanya di tulis. 

    Tokoh masyarakat Kampung Banjar seminai, Supri mengatakan ia menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya warung remang-remang (Warem) di jalan gabus, Kampung Banjar seminai Kecamatan Dayun, diduga kerap di jadikan sebagai lokasi prostitusi terselubung sehingga warga masyarakat khususnya kampung Banjar Seminai dan pada umumnya Kecamatan Dayun resah.

    "Kami sudah banyak mendapatkan laporan dari warga setempat mengenai warung remang-remang tersebut, yang tidak hanya menyediakan minuman keras (miras) namun juga menyediakan pelayan wanita (wanita penghibur). Padahal teguran baik dari pihak Desa, Kecamatan dan kepolisian setempat sudah sering disampaikan pada pemilik wareng berupa razia pekat, namun tidak sama sekali di indahkan sepertinya pemilik wareng mempunyai kebal hukum," ungkap Supri kepada delikriau.com, Minggu (16/9/2018) melalui via telephon selulernya.

    Lebih lanjut Supri berharap kepada instasi terkait agar segera di tindak lanjuti dan bertidak tegas terhadap tempat-tempat tersebut termasuk panti pijat.

    "Saya harapkan intasi terkait bisa secepatnya minindak lanjuti dan tegas mengernai hal ini, karena khawatirnya ketika memuncak kemarahan warga yang tidak terbendung lagi," jelas Anggota BPD.

    Sementara Pemerintah Kampung Banjar Seminai, Edi mengatakan bahwa pemerintah kampung banjar seminai juga sudah merasa resah dengan adanya warung remang-remang di RT.02/RW.01 Dusun Banjar Tengah, dan ia juga pernah mendapatkan laporan dari warga yang resah dengan adanya tempat itu. 

    "Kami juga merasa resah dengan adanya warung remang-remang itu dan kami juga pernag mendapatkan laporan dari warga yang resah dengan tempat tersebut. Saya pribadi setuju apa bila warung itu di tutup saja, karana saya dengar banyak pengunjung yang datang ke tempat itu adalah pemuda-pemuda untuk mabuk-mabukan dan lagi pelayan warung itu pun bukan asli dari warga Kecamatan Dayun," jelas Edi. 

    Edi menambahkan bahwa ia akan menindak lanjuti keluahan warga tersebut mengenai warung remang-remang kepada perangkat kampung terutama penghulu.

    "Beberapa bulan yang lalu kami prmerintah kampung Banjar Seminai sudah pernah menindak lanjuti masalah tersebut, dan menyuruh pemilik tempat untuk segera fi tutup, tetapi kalau sekarang buka lagi kamu tidak mrngetahuinya. Berarti mereka membandel, dan kKami akan menindak lanjuti kembali laporan warga yang resah dengan adanya warung remang-remang tersebut dan saya akan sampaikan hal ini kepada kepala Kampung, jangankan warga setempat mas. Saya saja juga merasa resah bang dengan adanya tempat itu karena banyak daya lihat pengunjungnya banyak dari warga luar dan masih muda muda lagi, " ungkapnya. (fer)




     
    Berita Lainnya :
  • Warga Kecamatan Dayun Resah Maraknya Warem Di Desa Banjar Seminai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Berlangsung Semarak, Bupati Siak Alfedri Lepas Pawai Taaruf MTQ di Sungai Apit
    02 Bupati Siak Alfedri Resmikan Gedung Baru MA Pondok Pasantren Bahrul Ulum
    03 Wabup Meranti Buka kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2019
    04 DPRD Meranti Turun Langsung ke Lapangan Melihat Progres Pembangunan Kepulauan Meranti
    05 Yama Utama Terpilih Ketua Karang Taruna Desa Ngaso
    06 Warga Bengkalis Kembali Menemukan Tas Biru Bergambar Panda Yang Isinya Ternyata Sabu-sabu
    07 Ketua DPRD Siak, Koperasi BUTU Agar Trsnsparan Dalam Mengelola Kayu Akasia Diatas Lahan TORA
    08 Kabupaten Siak Raih penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan
    09 Tahniah Alfedri Untuk Setiono, Penggiat Lingkungan asal Sungai Apit
    10 Kebakaran Lahan Di Dayun Semakin Meluas, Kabut Asap Semakin Tebal
    11 Polres Dumai Berhasil Amankan Seorang Pelaku Narkoba Berserta Barang Bukti 1 Kg Sabu- sabu
    12 Bupati Alfedri Apresiasi Kinerja Polri
    13 Aksi Damai FKPMR Batal, Kedatangan Bupati ke Rokan IV Koto Disambut Hangat Masyarakat
    14 Tanam 1000 Bibit Mangrove, Dukung Pemulihan DAS
    15 Komisi I DPRD Kab Siak Gelar Hearing Dengan DPMK Beserta Inspektorat Pemda Siak
    16 Satpol PP Dumai Gelar Razia KTP di Jalan Budi kemuliaan
    17 Pertemuan Dan sosialisasi Keimigrasian Di Kecamatan Kandis Siak
    18 Bupati Rohil Membuka Program TMMD ke 105 Kodim 0321/Rohil
    19 9 Perusahaan Pabrik Sawit Yang Ikut Hearing DPRD Siak, Diduga 2 Diantaranya Tidak Mengantongin Izin
    20 Hearing Komisi II, Ketua DPRD Siak Kecewa Dengan Perusahan Pabrik Kelapa Sawit Yang Tidak Hadir
    21 DPRD Siak Gelar Hearing Terkait Implementasi dan Realisasi Program CSR Perusahan Kelapa Sawit
    22 Pemkab Rohil Gelar Sosialisasi Informasi Publik
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI