Jumat, 07-09-2018 - 20:29:57 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI | | Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah | | Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut | | Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019 | | Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019 | | Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
 
Belum Lantik PAW dan Tidak ada Sosialisasi
Kenerja Bawaslu Kabupaten Siak Dinilai Lamban
Jumat, 07-09-2018 - 20:29:57 WIB
Logo Bawaslu
TERKAIT:
 
  • Kenerja Bawaslu Kabupaten Siak Dinilai Lamban
  •  

    SIAK, DELIKRIAU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu ) Kabupaten Siak kinerjanya dinilai tertalu santai. Pasalnya sejak dilantik Agustus 2018 lalu mereka belum melakukan tugas dan tanggung jawabnya selaku bawaslu sesuai dengan tupoksinya. Salah satu contohnya belum mengganti anggota Panita pengawas  Kecamatan (Panwascam) yang mengundurkan diri karena terdaftar menjadi Calon legislatif (caleg) DPRD Siak  dan anggota Bawaslu Siak.

    “Sejak pelantikan seluruh anggota Bawaslu terpilih 15 Agustus 2018 yang berlangsung meriah itu hingga berita hari ini kami rangkum, para komisioner ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Siak periode 2018-2023 sama sekali belum ada tanda tanda untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya selaku Bawaslu sesuai dgn tupoksinya. Apakah masih melakukan hajatan atau syukuran atas terpilihnya menjadi anggota bawaslu untuk 5 tahun kedepan? Atau malah bigung tidak tau apa yg hrs dilakukan atau nunggu intruksi dari bawaslu provinsi,” ujar Agnes salah seorang warga Siak, kepada delikriau.com, Kamis (6/8/2018).

    Lebih lanjut Agnes mengatakan bahwa, jika kita melihat di beberapa Kabupaten lain, para Bawaslu sudah banyak melakukan kegiatan yang sesuai dengan tupoksi yang mereka miliki.

    “Memang di beberapa kabupaten lain banyak kita ketahui bahwa para bacaleg untuk pemilu 2019 di masing masing daerah banyak yang bersengketa dengan KPUD setempat. Apakah memang benar para bacaleg yang masuk DCS yang dirilis KPU Siak tidak ada yang bermasalah? atau memang pengawasan yang tidak dilakukan oleh para anggota panwas kecamatan. Andaikata pun memang seluruh persyaratan calon telah terpenuhi hingga munculnya DCS dan DCT pada tanggal 20 September 2018, Apakah memang tidak ada yang bisa mereka kerjakan ?,” tukas Agnes yang juga salah seorang guru ini.

    Menurut Agnes, dua orang anggota panwascam yang harus mundur itu yakni anggota Panwascam Sungai Mandau dan Anggota Panwascam Siak.

    “Anggota panwascam Sungai Mandu maju menjadi caleg dari PKS dan satunya lagi dari panwascam Siak yang lulus sebagi anggoat Bawaslu Siak.  Dan mereka ini jauh sebelumnya yang bersangkutan sudah mengajukan surat pengunduran diri dari panwascam kecamatan sungai mandau. Atau barangkali Bawaslu Kabupaten Siak maupun KPU Siak tidak mengetahui bahwa ada salah satu peyelenggara pemilu yaitu anggota panwaslu kecamatan yang ikut  mencalonkan diri untuk caleg,” ulasnya.
     
    Sementara itu pantauan dilapangan menurut beberapa anggota Panwascam, bahwa ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Siak belum ada sosialisasi ke masing masing kecamatan guna memberikan pemahaman undang undang no 7 tahun 2017 kepada para anggota panwas kecamatan.

    “Apalagi pemilu tahun ini adalah sebuah pemilu yang mem'iliki tingkat kerawanan maupun tingkat kesulitan dari segi pengawasan sebab dilakukan secara serentak. Begitu juga  tidak adanya evaluasi terhadap para anggota panwaslu kecamatan, apakah seluruh personil panwaslu kecamatan itu masib layak atau masih mampu untuk dipertahankan untuk menghadapi pemilu yang multi komplek dari sisi pengawasan?,” tukas salah seoarng Panwascam yang tak mau disebutkan namanya.

    Lebih lajut dikatakannya, jangan berharap dari pengalaman pilkada 2018 kemaren yang memang kita ketahui bahwa situasi kabupaten siak yang sangat kondusif.

    “Pemilu tahun ini sangat berbeda dengan pilkada segala  kemungkinan bisa terjadi khususnya kecurangan kecurangan sebab konteks hubungan emosional pada pemilu nanti sangat tinggi yang bisa merusak nilai nilak demokrasi yang sesungguhnya,” ulasnya.

    Ketua Bawaslu Kabupaten Siak, Moh Royani mengatakan bahwa Bawaslu Kabupaten Siak sudah bekerja sesuai dengan tupoksinya, seperti surat pengunduran diri dari dua anggota panwascam yang dari Kecamatan sungai mandau dan kecamatan siak sudah kita tindak lanjuti dan kini masih dalam proses di Bawaslu tingkat provinsi Riau.

    "Kini kami hanya menunggu proses yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Riau dan langkah apa yang akan kami lakukan nanti, dan kami tdak dapat memastikan kapan hasilnya. Kalau mengenai pelatikan panwascam tersebut kami harus mendapatkan intrusi dan arahan dari Bawaslu Provinsi Riau," ucap Royani saat dikonfirmasi delikriau.com, jum'at (7/9/2018) melalui via telephon selulernya. (fer)



     
    Berita Lainnya :
  • Kenerja Bawaslu Kabupaten Siak Dinilai Lamban
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Perpani Siak Raih 1 emas 7 perak dan 4 perunggu di Wirabraja Open 2019
    02 Bupati Kepulauan Meranti, Menyampaikan Kritiknya Terhadap Gubernur Riau
    03 Tempat Terbaik Mengamati Gerhana Matahari Cincin (GMC) akhir 2019
    04 Kabag Humas Meranti Bantah Tudingan Gubernur Riau
    05 LAKTA Enggan Memberikan Komentar
    06 Siak Siap Kembangkan Lingkungan Berbasis Hidrologi Gambut
    07 Kades Ngaso Didampingi Direktur BumDes Ngaso Mandiri Serahkan Dana Sosial
    08 Syamsuar ingin Milenial Riau Garap Ekonomi Syariah
    09 Siak Jadi Percontohan Restorasi Gambut BRG RI
    10 Kabag Humas Sekda Meranti Ikuti Rakornas Kehumasan dan Hukum Tahun 2019
    11 Mendagri Sebut Pelantikan Gubernur Riau Kemungkinan Tanggal 20 February 2019
    12 Jaring Masukan Perubahan RPJMD, Pemkab Siak Taja Forum Konsultasi Publik
    13 Infrastruktur Kabupaten Siak Masih Lebih Baik di Riau
    14 Peringati HPN 2019, Adik Raja Dangdut Sambangi IWO Kota Bekasi
    15 Eny Suryati Isak Tangis Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Syamsuar
    16 Wakil Bupati Siak Optimis Tahun Ini Meraih Pringkat Nindya
    17 Festival Perang Air Meranti Raih Rekor MURI Kategori Peserta Terbanyak di Indonesia
    18 Musim Kemarau Lebih Awal, Minta Masyarakat Waspada Karhutla
    19 Wabup Meranti Lakukan Panen Raya di Desa Anak Setatah Kec. Rangsang Pesisir
    20 Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air 2019
    21 Perjuangkan Nasib Eks Honorer K2
    22 Turnamen Volly Ball Kades Cup I Di Ikuti 36 Club
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI