Kamis, 20-02-2020 - 19:27:01 WIB
Follow Us ON :
 
 
| Pasien positif bertambah menjadi 2 orang, Satgas Covid-19 Dari Partai PKS DPD Kabupaten Pelalawan Me | | Pasca Bentrok OKP PP Dengan IPK, Polres Siak Lakukan Penggalangan Terhadap Kedua Ormas | | 3 Kepala Desa di Kampar Terkena OTT oleh Tim Tipikor Polres Kampar | | Pasutri Asal Pangkalan Kerinci Pelalawan, Dinyatakan Positive Covid-19 | | LAMR Bukit Batu Minta Semua Perusahaan Salurkan Bantuan Sembako melalui Program CSR | | Jelang Pilkada Serentak 2020, Polres Siak Jalin Silatuhrahmi dan Koordinasi Dengan PPK dan Panwascam
 
Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Puji Dashboard Lancang Kuning
Kamis, 20-02-2020 - 19:27:01 WIB

TERKAIT:
 
  • Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Puji Dashboard Lancang Kuning
  •  

    PEKANBARU, DELIKRIAU - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSI memaparkan kepada Presiden Republik Indonesia tentang Dasboard Lancang Kuning sesaat setelah Presiden mendarat di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis (20/02/2020) sore.

    Setibanya di Lanud Roesmin Nurjadin, Presiden Joko Widodo langsung menuju sebuah ruangan yang dijadikan posko untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau. Di depan tempat Presiden duduk terpampang sebuah dashboard yang berisi beragam informasi terkait penanganan karhutla.

    Dalam pemaparannya, Kapolda Riau Irjen Setya Imam Effendi menjelaskan bahwa dashboard tersebut adalah sistem yang dibangun untuk menangani karhutla secara terukur, terstruktur, dan efisien. Sistem ini menggunakan empat teknologi satelit sebagai alat pengindera untuk mendeteksi titik api, yaitu Noah, Aqua, Terra, dan satelit dari Lapan.

    “Dari pemantauan kami dari tanggal 1 Januari sampai sekarang itu ada 786 titik panas (hot spot). Kami sudah menggunakan dashboard untuk menanganinya. Hasil verifikasi kami di lapangan dengan mendatangi langsung titik api di koordinat sebagaimana informasi dari satelit itu, hanya 455 titik api. Alhamdulillah sampai hari ini sudah bisa kita padamkan dan kita akan terus memanfaatkan ini untuk proses pemadamannya,” papar Setya.

    Lebih lanjut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSI mengatakan bahwa tak hanya bisa memantau titik api, dashboard tersebut juga berisi beragam informasi mengenai lahan gambut, perkiraan cuaca, arah angin, kepemilikan lahan, anggota yang online maupun offline, sekolah, embung, kanal, sekat kanal, Polsek, Polres, lahan perusahaan, hingga helipad yang paling dekat lokasi.

    “Kami juga bisa memobilisasi sumber daya manusia, peralatan, dan sumber daya lain untuk keperluan pemadaman. Kami memetakan di mana letak peralatan–peralatan itu ada, pos–pos BNPB yang ada di kabupaten kami data, Polsek dan Koramil kami data, demikian juga perusahaan–perusahaan yang memiliki alat pemadaman juga kami data. Sehingga kami bisa mengerahkan peralatan maupun personel yang ada di titik api tersebut untuk membantu proses pemadaman,” jelas Kapolda Riau.

    Dashboard tersebut juga memudahkan seluruh jajaran untuk berkoordinasi secara langsung dengan para petugas yang sedang bekerja. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Riau sempat menelepon salah satu anggotanya yang sedang berada di lapangan.

    “Siap Jenderal, pemadaman masih dilakukan pendinginan, api sudah tidak ada, hanya mengeluarkan asap Jenderal. Api sudah dapat dipadamkan Jenderal,” tegas Marino Yures, anggota polisi yang berada di salah satu titik api di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

    Di lapangan, Marino bertugas bersama dengan sejumlah elemen yang terdiri atas unsur Polri 6 personel, TNI 6 personel, BPBD 5 personel, Damkar Kecamatan Rupat 7 personel, Masyarakat Peduli Api 3 personel, dan masyarakat sekitar sejumlah 15 orang.

    “Kami ingin bersinergi dalam memadamkan karhutla secepatnya. Ini menjadi komitmen kami bagaimana penanganan kebakaran hutan di Provinsi Riau menjadi prioritas kami,” tegas Kapolda Riau.

    Saat memberikan arahan mengenai upaya peningkatan pengendalian karhutla tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 6 Februari 2020 lalu, Kepala Negara mengingatkan sekaligus menginstruksikan agar apabila ditemukan titik api sekecil apapun di suatu wilayah, maka pihak terkait diminta untuk sesegera mungkin memadamkan titik api tersebut sebelum terlanjur membesar. Menurutnya, pemerintah sebenarnya memiliki infrastruktur dan instrumen hingga ke tingkat bawah untuk menangani hal tersebut.

    “Kita punya Babinsa, Babinkamtibmas, beri tahu mereka. Gubernur, bupati, wali kota, ada kepala desa, beri tahu mereka. Instrumen dan infrastruktur kita ada. Sehingga sekali lagi kalau ada api sekecil apapun segera padamkan, jangan sampai meluas dan sulit diselesaikan,” tutur Presiden RI saat itu.

    Lebih jauh, Kepala Negara RI juga menginstruksikan agar frekuensi pemeriksaan di lapangan lebih ditingkatkan. Menurutnya, fungsi pengawasan memiliki peranan vital dalam upaya pencegahan karhutla agar tidak meluas.

    “Saya minta frekuensi patroli lapangan terutama di wilayah rawan kebakaran tolong mulai diperintahkan kepada aparat di bawah kita sehingga penguasaan lapangannya betul–betul bisa kita kuasai. Pemerintah daerah dan aparat teritorial seperti Babinsa dan Babinkamtibmas itu betul–betul dikerahkan dan melibatkan partisipasi masyarakat. Kita harapkan kondisi harian di lapangan selalu terpantau,” tandasnya.

    Turut mendampingi Presiden saat meninjau posko penanganan karhutla antara lain, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Kapolda Riau Irjen Setya Imam Effendi, Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet, dan Wakil Ketua DPRD Riau Zukri Misran. (raf)



     
    Berita Lainnya :
  • Sebelum Menaiki Pesawat, Presiden Jokowi Puji Dashboard Lancang Kuning
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 3 Kepala Desa di Kampar Terkena OTT oleh Tim Tipikor Polres Kampar
    02 LAMR Bukit Batu Minta Semua Perusahaan Salurkan Bantuan Sembako melalui Program CSR
    03 Pasien positif bertambah menjadi 2 orang, Satgas Covid-19 Dari Partai PKS DPD Kabupaten Pelalawan Me
    04 Pasutri Asal Pangkalan Kerinci Pelalawan, Dinyatakan Positive Covid-19
    05 Komisi I DPRD Apresiasi Satu Perusahaan Perkebunan Segera Salurkan CSR
    06 Camat Bantan Sufandi Adakan Pemantauan ODP Covid-19 Di Desa Bantan Sari
    07 Peduli Karhutla, DPRD Apresiasi PT. Sumatera Riang Lestari
    08 14 Penumpang Dari Negara Terjangkit Virus Covid-19 Malaysia Tiba Di BSL Bengkalis
    09 Putuskan Mata Rantai Covid-19, Pemdesa Liang Banir Gelar Penyemprotan Desinfektan
    10 Hampir 30 Persen ODP Covid-19 Di Kabupaten Bengkalis Selesai Pemantauan
    11 ODP Di Rohil Bertambah 1.795, 2 PDP Membaik, Positif Vovid-19 Nihil
    12 Nasip Belasan Ribu TKI Asal Malaysia Berada Ditangan Gubernur Riau
    13 Cegah Penyebaran Covid-19, SMA Negeri 1 Lubuk Dalam Lakukan Penyemprotan Disinfektan
    14 Terkait Penemuan Mayat di Kel Bagan Barat Kec Bangko, Korban Mempunyai Riwayat Penyakit Jantung
    15 Cegah Penyebaran Virus Corona, PAC PP Bukit Batu Lakukan Penyemprotan Desinfektan
    16 Warga Bagansiapiapi Di Gegerkan Penemuan Mayat
    17 Putuskan Mata Rantai Covid- 19, Kades Pangkalan Jambi Berikan13 Gallon Water Dispenser Dan 13 Detol
    18 Antisipasi Covid-19, Pemdes Pakning Asal Gelar Penyemprotan Desinfektan Tanggal 5 April 2020
    19 Polres Siak Silaturahmi dan Koordinasi Dengan Anggota PPK dan Panwascam di Empat Wilayah Kecamatan
    20 Cara Pemkab Inhu Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19 Mrnyemprotkan Disinfektan
    21 Sebanyak 41 Titik Ruas Jalan Protokol di kota Bagan Siapi-api Disemprotkan Cairan Disinfektan
    22 KSOP Kelas II Tanjung Buton Gelar Penyemprotan Desinfektan Di Roro Sungai Selari
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © DELIK RIAU - SITUS BERITA INVESTIGASI